“Saya membawa langsung Menteri Pertanian dalam kunjungan ini. Ini bukan kunjungan simbolis semata, tapi langkah nyata untuk membuka kolaborasi konkret,” ujar Presiden Prabowo.
Pertemuan ini diharapkan menjadi titik balik hubungan Indonesia–Yordania. Tak hanya dalam konteks kenegaraan, tetapi juga membangun koneksi antarmasyarakat yang lebih erat dan produktif.
Dari isu Palestina hingga ketahanan pangan, kedua negara kini berdiri bersama—berpijak pada persahabatan lama dan berjalan menuju masa depan yang lebih strategis dan kolaboratif.
Hubungan ini bukan hanya soal geopolitik, tetapi juga tentang nilai, solidaritas, dan tekad untuk membangun dunia yang lebih adil dan berdaya.***