Ada tiga skema yang akan diterapkan dalam pengembangan 70 ribu Kop Des Merah Putih, yaitu membangun koperasi baru, mengembangkan koperasi yang sudah ada, serta revitalisasi koperasi yang tidak aktif.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat mengoptimalkan potensi desa dan mengatasi masalah ekonomi yang ada.
“Dengan adanya Kop Des Merah Putih, kita berharap produsen desa seperti petani, peternak, dan nelayan bisa bersama-sama mengembangkan potensi daerahnya dan merespons permasalahan ekonomi dengan lebih efektif,” kata Zabadi.
Pemerintah daerah juga mendukung penuh program ini. Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menyatakan bahwa keberadaan koperasi sangat penting untuk memperkuat ekonomi desa dan mendorong pertumbuhan investasi di daerah.
Sementara itu, Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, menambahkan bahwa program ini akan mengoptimalkan potensi lokal yang ada di desa, membuka wawasan masyarakat, dan mendorong kerjasama antar masyarakat.
Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, program Kop Des Merah Putih dipastikan akan menjadi langkah penting dalam mempercepat pemulihan dan pengembangan ekonomi desa.***