WartaPesona.com- Pada Jumat, 3 Januari 2025, Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, serta sejumlah menteri terkait di Istana Bogor, Jawa Barat.
Pertemuan ini bertujuan untuk membahas langkah-langkah strategis dalam pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan kemandirian ekonomi bangsa.
Menko Muhaimin Iskandar dalam keterangannya kepada media menyampaikan komitmen pemerintah untuk segera menangani berbagai isu penting yang dapat memperkuat pemberdayaan masyarakat.
Salah satu langkah utama adalah memastikan data penerima bantuan sosial yang lebih tepat sasaran melalui pengelolaan data tunggal.
Selain itu, pemerintah juga fokus pada peningkatan kapasitas usaha kecil, menengah, dan koperasi (UMKM) agar lebih siap bersaing dan berkembang.
“Banyak isu yang harus ditangani dengan cepat, salah satunya adalah data tunggal agar tepat sasaran.
Baca Juga: Presiden Prabowo Terima Laporan IHPS I 2024 dari BPK: Upaya Perbaikan Tata Kelola Keuangan Negara
Selain itu, kami juga akan meningkatkan kapasitas UMKM dengan memberi akses terhadap bahan baku dan kemampuan teknis.
Kami juga merancang holding antar UMKM agar mereka dapat berkolaborasi dengan usaha besar,” jelas Muhaimin.
Selain pemberdayaan ekonomi melalui UMKM, perhatian khusus juga diberikan pada para pekerja migran Indonesia.
Baca Juga: Lindungi Identitasmu! 10 Cara Efektif Meningkatkan Keamanan Data Pribadi di Dunia Digital
Pemerintah, menurut Muhaimin, akan mendirikan 100 balai latihan kerja baru untuk meningkatkan kualitas dan keterampilan para pekerja migran sebelum diberangkatkan ke luar negeri.
Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa pekerja migran Indonesia siap dengan keterampilan yang memadai dan sesuai dengan standar internasional.