Selain itu, sinergi antara Pemprov DKI Jakarta, Kementerian Komunikasi dan Digital, dan berbagai pihak terkait terus dilakukan untuk menciptakan lingkungan digital yang lebih aman, sehat, dan dapat menyaring informasi dengan bijak.
"Kami ingin agar tidak ada lagi anak-anak Jakarta yang terlibat dalam judi online. Anak yang sudah terjerat harus mendapat perhatian dan bimbingan psikologis agar tidak kembali terjerumus," tambahnya.
Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Meutya Hafid, juga mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam memberantas judi online, dengan mengutamakan peran orang tua dalam pengawasan.
Menurutnya, tanpa pengawasan yang intensif dari orang tua, upaya pemerintah untuk menanggulangi judi online akan kurang maksimal. ***(HA)