berita

Ekonomi Kreatif Sebagai Pilar Kemandirian Ekonomi: Strategi Baru dari KemenEkraf

Senin, 4 November 2024 | 12:00 WIB
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya berbincang dengan Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar dalam diskusi penguatan ekonomi kreatif di Jakarta. (Kemenparekraf)

WartaPesona.com - Menteri Ekonomi Kreatif (MenEkraf), Teuku Riefky Harsya, menyoroti besarnya potensi sektor ekonomi kreatif Indonesia sebagai pilar utama kemandirian ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Tips Memelihara Kucing: Menjaga Sahabat Berbulu Tetap Sehat dan Bahagia

Pernyataan ini disampaikan Riefky dalam pertemuan strategis dengan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar di Jakarta pada Jumat, 1 November 2024.

“Ekonomi kreatif kita mencakup 17 subsektor, dan masing-masing sektor tersebut terus menunjukkan pertumbuhan pesat dari waktu ke waktu,” kata Teuku Riefky.

Baca Juga: El Clasico, Rivalitas Abadi Barcelona vs Real Madrid Pertarungan Dua Raksasa Sepak Bola Spanyol

Pada tahun 2023, sektor ekonomi kreatif berhasil mencapai nilai ekspor sebesar 23,96 miliar dolar AS atau 88,91 persen dari target.

Sementara itu, nilai tambah ekonomi kreatif mencapai Rp1.414,8 triliun, melampaui target sebesar 110,44 persen.

Baca Juga: Menakjubkan! Wisata Gunung Krakatau, Keajaiban Alam yang Penuh Sejarah dan Petualangan

Riefky menggarisbawahi bahwa pencapaian ini turut mendorong Presiden Prabowo Subianto untuk menempatkan ekonomi kreatif sebagai fokus utama dalam nomenklatur kementerian saat ini, berfungsi sebagai pilar ekonomi berbasis inovasi yang sejalan dengan visi pembangunan nasional, Asta Cita.

"Hari ini, kami bersama Wakil Menteri Irene Umar menyampaikan sejumlah program unggulan yang akan dijalankan Kementerian Ekonomi Kreatif ke depan,” tambah Riefky.

Baca Juga: Sejarah AC Milan dan Inter Milan, Rivalitas Abadi dari Kota Mode

Menurut Perpres No. 139 Tahun 2024, KemenEkraf termasuk dalam enam kementerian yang berada di bawah koordinasi Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, memperkuat sinergi agar sektor ini semakin memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian Indonesia.

“Dukungan kolaboratif ini akan memungkinkan ekonomi kreatif terus berkembang menjadi sektor berdaya saing tinggi,” tutupnya.

Baca Juga: Merawat Motor Baru dengan Benar: Tips Agar Awet dan Performa Maksimal

Halaman:

Tags

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB