berita

Presiden Prabowo: Reformasi Birokrasi dan Eksekusi Program Gizi untuk Rakyat Adalah Prioritas Utama

Selasa, 29 Oktober 2024 | 11:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto memimpin sidang kabinet perdana, mengarahkan para menteri untuk memperkuat pelayanan birokrasi dan menjalankan program gizi untuk anak-anak dan ibu hamil di Istana Merdeka. (Promedia)

WartaPesona.com - Presiden RI Prabowo Subianto menyerukan kepada para menteri Kabinet Merah Putih untuk memperkuat layanan birokrasi yang efektif dan cepat demi kepentingan rakyat.

Dalam sidang kabinet perdana di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10), Presiden Prabowo mengingatkan bahwa birokrasi yang lamban dan rumit seringkali dianggap mempersulit rakyat.

Baca Juga: Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bersiap Mandiri: Transisi Dua Kementerian Selesai Desember 2024

Oleh karena itu, ia mendesak agar menteri-menteri berani mengatasi hambatan, serta membereskan “bottle neck” yang menghambat pelayanan.

“Bahkan ada yang mengatakan kalau bisa dibikin sulit, kenapa dibuat mudah? Sekarang, saya meminta para menteri untuk tidak ragu memberikan pelayanan terbaik bagi rakyat,” kata Presiden Prabowo.

Baca Juga: Garuda Muda Indonesia U-17 Lumat Kepulauan Mariana Utara 10-0, Nova Siap Tempur Lawan Australia

Ia menekankan bahwa para menteri memiliki kewenangan penuh untuk menilai dan mengganti pejabat di bawah mereka yang dianggap tidak bekerja optimal.

“Jika Anda tidak puas dengan kinerja mereka, laporkan. Begitu banyak orang yang mau mengabdi.”

Baca Juga: Garuda Muda Pesta Gol 10-0 atas Mariana Utara, Indonesia U-17 Puncaki Kualifikasi Piala Asia

Selain itu, Presiden Prabowo mendorong para menteri untuk segera merancang dan menjalankan program kerja.

Salah satu prioritas yang diamanatkan adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak dan ibu hamil.

Baca Juga: Peringatan Erick Thohir untuk Shin Tae-yong: Fokus Maksimalkan Timnas di Kualifikasi Piala Dunia

Ia berpesan agar kabinetnya tidak takut menghadapi tantangan dalam menjalankan program ini, dan menyebutnya sebagai agenda strategis untuk kebangkitan bangsa.

“Saya tahu ada pihak yang meragukan kemampuan kita. Ini memang tidak bisa selesai dalam satu atau dua minggu. Tapi kita bisa menghitung, mengelola, dan mengalokasikan sumber daya untuk mencapai target,” tegas Presiden Prabowo.

Halaman:

Tags

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB