WartaPesona.com - Presiden RI Prabowo Subianto memimpin upacara Parade Senja bersama jajaran Kabinet Merah Putih di Lapangan Pancasila, Graha Utama Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (25/10) sore.
Meski hujan turun deras sejak pukul 17:30 WIB, Prabowo tetap turun ke lapangan, ditemani Menteri Pertahanan Sjafrie Samsoeddin, Panglima TNI Agus Subiyanto, dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
Baca Juga: Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bersiap Mandiri: Transisi Dua Kementerian Selesai Desember 2024
Acara dimulai dengan pengecekan pasukan yang terdiri dari taruna TNI AD, TNI AU, TNI AL, dan Polri.
Prabowo memberi teladan kepemimpinan dengan hadir di tengah hujan, menekankan pentingnya prinsip ing ngarso sung tulodo, atau kepemimpinan yang memberi contoh.
Baca Juga: Garuda Muda Indonesia U-17 Lumat Kepulauan Mariana Utara 10-0, Nova Siap Tempur Lawan Australia
"Jika anak buah basah, pemimpin juga harus basah. Jika mereka kepanasan atau lapar, pemimpin harus merasakan hal yang sama," ujarnya.
Prabowo dan para jenderal menaiki kendaraan taktis Maung 1, diikuti kendaraan lain yang diisi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan menteri lainnya.
Baca Juga: Garuda Muda Pesta Gol 10-0 atas Mariana Utara, Indonesia U-17 Puncaki Kualifikasi Piala Asia
Mereka menyusuri barisan pasukan yang berdiri rapi diiringi lagu “Halo-Halo Bandung.”
Usai inspeksi, Prabowo memimpin mengheningkan cipta untuk menghormati jasa para pahlawan bangsa.
Baca Juga: Peringatan Erick Thohir untuk Shin Tae-yong: Fokus Maksimalkan Timnas di Kualifikasi Piala Dunia
Acara dilanjutkan dengan pertunjukan defile dan Genderang Suling Canka Lokananta dari Akmil, dan ditutup pada pukul 18:35 WIB.
Prabowo menuturkan bahwa para anggota kabinet juga hadir untuk melihat langsung semangat dan kedisiplinan generasi penerus bangsa, menegaskan bahwa setiap pemimpin harus siap berkorban demi bangsa dan negara. ***(HA)