WartaPesona.com - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa konsep Retreat Kabinet Merah Putih yang melibatkan latihan dan pengarahan bagi menteri serta wakil menteri di Magelang bukan bertujuan militeristik.
Baca Juga: Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bersiap Mandiri: Transisi Dua Kementerian Selesai Desember 2024
Menurutnya, pendekatan "The Military Way" bertujuan membangun kedisiplinan dan kesetiaan terhadap bangsa, bukan sekadar pada pemimpin.
Baca Juga: Garuda Muda Indonesia U-17 Lumat Kepulauan Mariana Utara 10-0, Nova Siap Tempur Lawan Australia
"Saya tidak ingin menjadikan Anda semua militeristik, bukan itu tujuannya. The Military Way sudah banyak diadopsi oleh pemerintahan dan perusahaan untuk memperkuat disiplin. Intinya adalah kedisiplinan dan kesetiaan. Setialah kepada bangsa dan negara Indonesia," ujar Prabowo dalam arahannya, Jumat (25/10).
Baca Juga: Garuda Muda Pesta Gol 10-0 atas Mariana Utara, Indonesia U-17 Puncaki Kualifikasi Piala Asia
Dalam pengarahan tersebut, Prabowo menyampaikan visi besar pemerintah, termasuk fokus kementerian dalam upaya pengentasan kemiskinan, penyediaan makanan bergizi, pemberantasan korupsi, serta swasembada pangan dan energi.
Baca Juga: Peringatan Erick Thohir untuk Shin Tae-yong: Fokus Maksimalkan Timnas di Kualifikasi Piala Dunia
“Saya bersumpah untuk mempertahankan bangsa dan negara, dan kita semua memiliki tugas yang sama," tegasnya.
Acara pengarahan ditutup dengan foto bersama dan pekikan yel-yel "Merah Putih!" yang diserukan oleh Prabowo dan seluruh jajaran Kabinet Merah Putih.
Baca Juga: Mandiri Media Cup 2024: Semangat Baru Sepak Bola untuk Media Nasional
Dalam momen itu, para menteri mengenakan seragam kemeja putih dan celana hitam, menciptakan suasana kompak di tengah kehijauan Borobudur Golf yang asri dan sejuk, menambah keakraban dalam acara tersebut. ***(HA)