"Demi menghindari kejadian yang tidak diinginkan, pihak panitia memilih segera membersihkannya," demikian lanjutan posting klarifikasi itu.
Disampaikan pula, bahwa para petugas kebersihan bekerja cepat, dan sebagian besar nasi tumpeng sudah dimakan dan dibagikan kepada masyarakat Karawang yang hadir lokasi acara.
"Untuk itu kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang memohon maaf, atas ketidaknyamanan akibat informasi tersebut," tulis akun IG @karawangkab.go.id.
Sebelumnya, sebanyak 1.600 nasi tumpeng Hari Jadi ke-391 Kabupaten Karawang menarik perhatian ribuan warga.
Baca Juga: OPPO RUN 2024: Marathon Pertama di Bali, Kolaborasi Gaya Hidup Sehat dan Teknologi
Seribu lebih nasi tumpeng itu ditata sedemikian rupa hingga membentuk Peta Wilayah Kabupaten Karawang.
Hasil verifikasi Museum Rekor Indonesia (MURI) mencatat, Peta Karawang dari nasi tumpeng itu seluas 25x30 meter, dan dinyatakan sebagai rekor terbesar di dunia.
Nasi Tumpeng Hari Jadi ke-391 Karawang merupakan hasil kolaborasi pentahelix antara Pemda, perusahaan, sekolah dan stakeholders lainnya di Karawang. ***(KKO)