WartaPesona.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebut stok darah yang dimiliki PMI (Palang Merah Indonesia) hingga saat ini masih sangat minim, jauh dari jumlah ideal.
Menurut Wapres Ma'ruf Amin, stok darah di PMI seluruh Indonesia saat ini hanya 91.000 kantong, jauh dari jumlah ideal yang seharusnya mencapai 2,5 persen dari jumlah penduduk, atau sekitar 7 juta kantong per tahun.
Terkait masih minimnya stok darah di PMI, Wapres Ma'ruf Amin menekankan pentingnya meningkatkan motivasi masyarakat, agar menjadi pendonor darah sukarela secara teratur.
Dia menekankan, jika setiap negara perlu menyadari pentingnya ketersediaan darah yang cukup untuk menjaga kesehatan, dan menyelamatkan nyawa warga negara.
Darah dibutuhkan untuk menjaga kesehatan, menyelamatkan nyawa, keperluan medis, hingga membantu penanganan penyakit kronis.
"Namun terkadang, darah tidak dapat tersedia dengan cepat dan cukup di rumah sakit dan bank darah, sehingga keberadaan pendonor darah sangat krusial," kata Wapres dikutip dari situs setneg, Selasa (6/8/2024).
Karena itu, Wapres menekankan pentingnya berbagai upaya strategis yang harus dilakukan untuk mengatasi minimnya stok darah di PMI tersebut.
Pertama, menggencarkan sosialisasi dan promosi tentang pentingnya donor darah kepada masyarakat.
Kedua, meningkatkan edukasi dan pengetahuan tentang kegiatan palang merah.
Ketiga, memperkuat kolaborasi intensif antara kementerian dan lembaga agar keamanan dan ketersediaan darah terjamin.
Baca Juga: Inilah Si Burung Garuda maskot baru Timnas Indonesia bernama Shakti, kereen!
Menurut Wapres, kolaborasi juga harus melibatkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta Kementerian Sosial.