Dalam kesempatan tersebut, Pj Gubernur Heru Budi juga menyampaikan perihal masalah kekurangan guru di sekolah-sekolah.
Dia mengatakan, Disdik Provinsi DKI Jakarta saat ini sedang melakukan pemetaan bagi sekolah yang memiliki kelebihan guru. Hal ini untuk memudahkan penempatan para pengajar di sekolah yang mengalami kekurangan guru.
Dia menegaskan, untuk mengatasi kekurangan guru tersebut sudah disepakati untuk tidak harus merekrut guru honorer lagi.
Baca Juga: Ini penjelasan BPOM soal dugaan roti Aoka dan Okko mengandung bahan berbahaya
"Namun, melakukan pemetaan untuk mengatasi kekurangan guru, termasuk memperhitungkan yang 4.000 guru honorer ini," ujar Pj Gubernur Heru Budi, yang dalam acara silaturahmi bersama para guru didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Joko Agus Setyono, dan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Budi Awaluddin.
Dia mengatakan pula, bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berupaya memperhatikan nasib guru honorer dalam mendapatkan haknya dengan baik, dan menyiapkan langkah untuk meningkatkan derajat guru honorer di Jakarta.
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta saat ini juga sedang berupaya memenuhi kebutuhan untuk kekurangan guru di sekolah khusus atau difabel.***(KKO)