berita

Pilkada 2024 Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto pilih maju sebagai Wakil Bupati, alasannya ini

Selasa, 16 Juli 2024 | 15:49 WIB
Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto bersama CEO Promedia Teknologi Indonesia Agus Sulistriyono bersama rombongan, Senin (15/7/2024). (Dok: Promedia.)

WartaPesona.com - Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto mengungkap alasan dirinya memilih maju sebagai bakal calon wakil bupati, bukan calon bupati di Pilkada 2024.

Menurut Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi Michael Edy Hariyanto, alasan maju sebagai wakil bupati di Pilkada 2024 itu karena perintah Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Uniknya, kata Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi Michael Edy Hariyanto, perintah SBY itu sama persis seperti titah yang diperolehnya dari Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Dua perintah itu turun bersamaan dan isinya sama, agar saya maju sebagai Calon Wakil Bupati Banyuwangi," ungkap Michael Edy Hariyanto, kepada CEO Promedia Teknologi Indonesia Agus Sulistriyono.

Michael Edy Hariyanto mengemukakan, jika waktu itu SBY dan AHY menitahkan agar maju sebagai Wakil Bupati Banyuwangi mendampingi pasangan petahana. Inilah yang kala itu membuatnya terkejut.

"Michael maju sebagai wakil bupati ya, berpasangan dengan Bu Ipuk," tutur Michael, menirukan titah itu pada Senin petang (15/7/2024).

Dia menceritakan, bahwa dalam perjalanannya kemudian ternyata urusan rekomendasi terus berkembang.

"Dan, akhirnya Partai NasDem telah menerbitkan rekomendasi kepada Ipuk Fiestiandani sebagai Bakal Calon Bupati Banyuwangi.," katanya.

Sementara itu, katanya lagi, sejauh ini belum ada partai-partai besar terang-terangan telah mengumumkan kepada siapa rekomendasi Calon Bupati Banyuwangi pada Pilkada 2024 diberikan.

"Kabar yang kami terima calon Bu Ipuk itu tidak berasal dari kalangan partai, termasuk saya. Calonnya dari kalangan birokrat. Kalau dari partai katanya semua partai kita jatah wakil," ungkap Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi, tersebut.

Michael Edy Hariyanto mengatakan lagi, bahwa karena dirinya telah diperintahkan oleh SBY dan AHY untuk menjadi wakil bupati, maka komunikasi lintas partai pun telah dijalankan.

Menurutnya, dalam perkembangannya kemudian Partai Gerindra informasinya akan menjatuhkan rekomendasi kepada Ipuk Fiestiandani.

"Secara fisik belum ada, Gerindra belum menerbitkan. Katanya Selasa 16 Juli 2024 (hari ini -red), tapi kabarnya mundur lagi. Beberapa partai besar lain juga diisukan menjatuhkan rekom ke sana, padahal belum pasti," tukasnya.

Michael Edy Hariyanto menegaskan, bahwa semua itu hanya strategi petahana untuk mengunci calon lain meraih rekomendasi dari partai. Karenanya dia pun saat ini masih menunggu kabar dari PKB.

Halaman:

Tags

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB