WartaPesona.com- Pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) memiliki peran penting dalam memastikan pertumbuhan berkelanjutan yang memperhatikan kepentingan masyarakat.
Hal ini disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam sebuah acara daring di Bali.
Integrasi antara pariwisata dan ekonomi kreatif dianggap sebagai kunci utama. Kemenparekraf telah mengambil berbagai langkah dan kebijakan untuk mendorong pariwisata berkualitas yang berkelanjutan, termasuk pengurangan emisi karbon, pelestarian sumber daya alam, budaya, dan tradisi lokal.
Baca Juga: Bunga mawar putih, mewakili sejuta perasaan yang sulit diucapkan, tak sekadar cinta saja
Di sisi ekonomi kreatif, fokus diberikan pada ruang kreativitas, inovasi, dan penguatan kekayaan intelektual.
Salah satu inisiatif Kemenparekraf adalah pembukaan politeknik pariwisata yang memberikan pelatihan dan pendidikan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mendukung praktik-praktik berkelanjutan.
Menparekraf mendorong inovasi dan kolaborasi sebagai kunci untuk mencapai visi jangka panjang dalam pembangunan berkelanjutan.
Baca Juga: Bunga mawar putih yang kaya makna, dari lambang cinta hingga duka, bisa jadi potensi ekonomi juga
Melalui integrasi kreativitas, budaya, dan prinsip-prinsip berkelanjutan, diharapkan potensi pertumbuhan dapat diraih sambil menjaga identitas keberagaman dan kekayaan alam.
Kemenparekraf, bersama dengan UNDP, telah mengembangkan peta jalan dekarbonisasi di sektor pariwisata, dengan fokus pada tempat wisata, akomodasi, dan perjalanan wisata.
Ini adalah langkah konkret dalam mendukung tujuan aksi iklim dan keberlanjutan.
Baca Juga: PPP gelar konsolidasi pertengahan Oktober 2023, Sandiaga: Ganjar dan partai pendukung diundang
Melalui forum "AIS Blue Economy High-Level Dialogue," Kemenparekraf berharap dapat memimpin jalan ke depan untuk pengembangan pariwisata dan pengelolaan kekayaan alam yang berkelanjutan, menjaga lingkungan alam bagi generasi mendatang.
Harapannya, acara ini akan menjadi tonggak penting untuk membangun kemitraan yang lebih kuat guna menciptakan sektor pariwisata yang ramah iklim dan berkelanjutan.***