Baca Juga: 4 tips aman transaksi online agar terhindar dari jebakan kejahatan siber
Airlangga menyebutkan bahwa Indonesia tertarik untuk menghilirisasi sumber daya alam seperti nikel dan tembaga, serta memiliki fasilitas produksi baterai untuk kendaraan listrik.
Selanjutnya, upaya memperkuat hubungan perdagangan dan investasi regional juga menjadi fokus. Hal ini mencakup peluncuran proyek energi ramah lingkungan seperti pembangkit listrik tenaga surya dan integrasi sistem pembayaran QR regional untuk menghubungkan ASEAN.
Menurut Airlangga, langkah-langkah tersebut akan membantu memfasilitasi perdagangan, investasi, dan menarik FDI di ASEAN. Indonesia juga berencana mempermudah proses kepabeanan melalui pengembangan sistem digital yang terintegrasi di antara kementerian/lembaga terkait.
Baca Juga: Sandiaga Uno : Kelezatan Kuliner Jakarta, Jajanan Pasar Khas untuk Diplomat dan Tamu KTT ASEAN 2023
Pertemuan ini dipimpin oleh Deputy Chairman ASEAN-BAC Malaysia, Tan Sri Tony Fernandes, dan melibatkan sejumlah anggota Council dari ASEAN-BAC Malaysia. Berbagai topik dibahas dalam pertemuan ini, termasuk perdagangan, sistem pembayaran lintas batas, dan perkembangan kendaraan listrik.
KTT ASEAN ke-43 yang akan diadakan di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal 5-7 September 2023 akan membahas sejumlah isu penting dalam hubungan ASEAN dengan mitra internasional, dan Presiden RI Joko Widodo akan memimpin sejumlah pertemuan penting dalam konteks ini.***