WartaPesona.com - Kanada dan China telah saling mengusir diplomat, yang memperburuk ketegangan antara kedua negara.
Pada Senin, 8 Mei 2023, Menteri Luar Negeri Kanada, Melanie Joly, mengumumkan bahwa diplomat China, Zhao Wei, dinyatakan sebagai persona non grata di Kanada.
Dia terlibat dalam upaya mengancam dan mendiskreditkan anggota DPR Kanada Michael Chong yang kritis terhadap Beijing.
Pengusiran Zhao tersebut diputuskan setelah pembahasan dengan DPR dan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau. Zhao diberi waktu lima hari untuk meninggalkan Kanada.
Kasus ini bermula setelah surat kabar Kanada, The Globe and Mail edisi 1 Mei 2023, menerbitkan artikel khusus.
Baca Juga: Menparekraf Optimis: KTT ASEAN 2023 Memacu Pembangunan Infrastruktur Pariwisata di Labuan Bajo
Artikel tersebut membocorkan laporan Badan Keamanan dan Intelijen Kanada (CSIS) yang menyatakan bahwa China merupakan sumber utama berbagai gangguan keamanan di Kanada yang bersumber dari luar negeri.
Trudeau memerintahkan penyelidikan atas hal itu yang masih berlangsung.
Sebagai tanggapan atas pengusiran Zhao, Kedutaan Besar China di Ottawa mengeluarkan pernyataan resmi yang memprotes keputusan Kanada tersebut. Menurut mereka, ini adalah tindakan yang diambil murni berdasarkan sentimen anti-China.
Kementerian Luar Negeri China juga mengeluarkan pernyataan tersendiri, menyatakan bahwa keputusan Kanada adalah pelanggaran serius atas aturan internasional, perjanjian bilateral Kanada-China, dan menyabotase hubungan kedua negara.
Sebagai balasan, China mengusir diplomat Kanada Jennifer Lynn Lalonde yang selama ini berdinas di Konsulat Jenderal Kanada di Shanghai.
Ia diberi waktu hingga tanggal 13 Mei untuk meninggalkan China.
Pengusiran diplomat antara Kanada dan China merupakan tindakan balasan yang jarang terjadi antara negara-negara sahabat.
Baca Juga: Menjadi Putra Mahkota Selama 54 Tahun, Bagaimana Kisah Hidup King Charles III: Raja Baru Inggis Raya!
Di China, pemerintah pernah mengusir beberapa wartawan media asing sebagai tindakan balasan dari pemberian akses sangat terbatas kepada wartawan-wartawan China yang bertugas di luar negeri.
Semua wartawan China bekerja untuk media yang dikendalikan oleh Beijing.
Pada tahun 2020, China menutup Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Chengdu, Provinsi Sichuan sebagai tindakan balasan atas penutupan Konsulat Jenderal China di Houston, Texas oleh AS.
Ketegangan antara Kanada dan China telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir karena beberapa kasus sensitif.
Beberapa kasus tersebut antara lain penahanan Direktur Keuangan Huawei Meng Wanzhou oleh Kanada atas permintaan Amerika Serikat, penahanan dua warga negara Kanada oleh China dengan tuduhan melakukan spionase, dan sejumlah isu sensitif lainnya seperti hak asasi manusia, Hong Kong, dan Taiwan.
Baca Juga: Monarki Absolut dan Monarki Konstitusional, Apa Perbedaanya?
Pengusiran diplomat dapat memperparah hubungan bilateral antara Kanada dan China, yang berpotensi berdampak pada sektor ekonomi dan politik.
Namun, ada upaya yang dapat dilakukan untuk meredakan ketegangan antara kedua negara, seperti melalui dialog dan diplomasi.
Harapannya, Kanada dan China dapat menemukan cara untuk menyelesaikan perbedaan mereka secara damai. *** (FA)
Penulis: Fisqiyyah Awawin
Artikel Terkait
Seni dan Ekspresi Identitas Budaya Masyarakat Adat
UTBK-SNBT 2023 Mulai Digelar, Ini Yang Harus Diketahui Peserta
Perjuangan Pancasila: Kisah Membangun Ideologi Nasional yang Kuat dan Merdeka
Monarki Absolut dan Monarki Konstitusional, Apa Perbedaanya?