Pemerintah Jalankan Efisiensi Anggaran, Termasuk MBG Untuk Menjaga Disiplin Fiskal

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Selasa, 19 Mei 2026 | 05:53 WIB
Suasana diskusi dalam POV Talks Bloomberg Technoz dengan narasumber Wakil Menteri Keuangan Juda Agung dan Chief Economist Permata Bank Josua Pardede di Jakarta, Senin 18 Mei 2026.
Suasana diskusi dalam POV Talks Bloomberg Technoz dengan narasumber Wakil Menteri Keuangan Juda Agung dan Chief Economist Permata Bank Josua Pardede di Jakarta, Senin 18 Mei 2026.

WartaPesona.com - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menjalankan efisiensi anggaran untuk menjaga disiplin fiskal agar ekonomi tumbuh, sehingga masyarakat sejahtera.

Hal ini diungkap Wakil Menteri Keuangan Juda Agung dalam POV Talks Bloomberg Technoz di Mayapada Tower Jakarta, Senin 18 Mei 2026.

Salah satu yang terkena kebijakan efisiensi, menurut Juda Agung, adalah makanan bergizi gratis (MBG) menjadi lima hari dari sebelumnya enam hari dalam sepekan.

Baca Juga: Ensiklopedia Sunda, Menjawab Sejarah Sunda yang Hilang

“Pengurangan satu hari itu menghemat sekitar Rp1 triliun. Sekarang tak ada pembagian MBG saat hari libur sekolah. Ada juga pengurangan anggaran belanja penunjang MBG yang tak krusial," tambahnya.

Ia mengakui bahwa sekarang sekarang terjadi ketidakpastian ekonomi di tingkat global menyusul kenaikan harga minyak dunia yang kemudian memberi pengaruh kepada fiskal.

Ia menjelaskan bahwa setiap kenaikan harga minyak dunia 1 dolar AS akan menimbulkan defisit anggaran terhadap produk domestik bruto (PDB) Rp6,8 triliun. Artinya, ketika harga minyak dunia menembus 100 dolar AS per barel atau 30 dolar AS melebihi harga dalam asumsi makro yang hanya 70 dolar AS per barel, defisit anggarannya Rp204 triliun.

Pemerintah, katanya, terus menahan harga bahan bakar minyak bersubsidi agar daya beli masyarakat tidak jatuh, sehingga inflasi terjaga.

Baca Juga: Viral, Bajak Laut Bersenjata Somalia Sandera ABK Indonesia

Salah satu konsekuensinya, katanya, pemerintah mengurangi belanja negara yang tidak berkualitas dan tidak efisien.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB

Houthi, Sekutu Iran di Yaman Serang Arab Saudi.

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:03 WIB
X