WartaPesona.com – Aksi berbahaya sebuah mobil Toyota Calya yang melaju melawan arah dan menabrak sejumlah kendaraan di Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Rabu petang, 25 Februari 2026, viral di media sosial dan menyita perhatian publik.
Mobil dengan nomor polisi D 1640 AHB tersebut diketahui dikemudikan oleh seorang pria bernama Hafiz Mahendra (25).
Dalam rekaman video yang beredar luas, mobil itu tampak melaju ugal-ugalan di jalur berlawanan, menyerempet sepeda motor dan mobil lain, hingga akhirnya terhenti setelah dikepung warga dan aparat kepolisian.
Aksi nekat pengemudi tersebut memicu kemarahan warga sekitar. Sejumlah orang terlihat melempar helm dan benda keras ke arah mobil karena khawatir keselamatan pengguna jalan lain terancam.
Diduga Panik Usai Dihentikan Polisi karena Nopol Palsu
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Reynold Hutagalung, menjelaskan bahwa peristiwa itu bermula ketika petugas kepolisian melakukan pemeriksaan rutin terhadap kendaraan yang dicurigai menggunakan pelat nomor palsu.
“Awalnya petugas menghentikan kendaraan tersebut untuk dilakukan pemeriksaan kelengkapan surat-surat. Namun, pengemudi justru panik dan langsung melarikan diri,” ujar Reynold kepada awak media.
Dalam kondisi panik, HM kemudian tancap gas dan masuk ke Jalan Gunung Sahari dengan melawan arus lalu lintas.
Aksi tersebut berlangsung di tengah kondisi jalan yang padat, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.
Polisi menduga kepanikan pengemudi dipicu oleh penggunaan pelat nomor kendaraan palsu. Hingga kini, aparat masih mendalami asal-usul nopol tersebut serta motif HM melarikan diri.
Baca Juga: Kasus Pembacokan Mahasiswi Viral di Medsos, Aparat Dalami Motif dan Peran Pelaku
Polisi Lepaskan Tembakan Peringatan
Dalam video yang beredar, terdengar suara tembakan peringatan yang dikeluarkan petugas untuk menghentikan laju mobil.
Namun, pengemudi tetap nekat melaju dan bahkan sempat memundurkan kendaraan secara agresif di tengah kemacetan.
Aksi mundur secara ugal-ugalan itu menyebabkan sebuah sepeda motor milik pengemudi ojek online terseret dan terlindas. Beruntung, korban tidak sampai terjepit kendaraan.
Mobil akhirnya berhenti setelah dikepung massa dan dihadang mobil polisi dari arah belakang. Kaca belakang dan samping mobil tampak pecah akibat lemparan warga yang geram.
Artikel Selanjutnya
Mahasiswa RI Rasakan Manfaat Student Exchange di UEA, Hasil Diplomasi Prabowo Subianto Semasa Menhan
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Artikel Terkait
Mahasiswa RI Rasakan Manfaat Student Exchange di UEA, Hasil Diplomasi Prabowo Subianto Semasa Menhan
Langkah Diplomatik Palestina Dirikan Kantor Board of Peace Disambut Positif Indonesia
Palestina Resmi Bentuk Kantor Penghubung dengan Board of Peace, Perkuat Koordinasi Perdamaian di Gaza
Kasus Pembacokan Mahasiswi Viral di Medsos, Aparat Dalami Motif dan Peran Pelaku