“Alhamdulillah, ya Allah,” sorak warga dengan suara bergetar, diikuti tepuk tangan dan pelukan penuh haru.
Melihat momen tersebut, pengelola akun Instagram itu menuliskan bahwa kebahagiaan para ibu-ibu di Aceh Tengah terasa menembus layar dan ikut dirasakan oleh masyarakat Indonesia.
“Senangnya menembus layar, ibu-ibu di dapur umum Aceh Tengah langsung bersorak bahagia saat genset menyala,” tulis akun tersebut.
Baca Juga: Koneksi Internet Jadi Obat Rindu, Ayah Pengungsi Aceh Tamiang Menangis Bahagia
Tiga Minggu Bertahan dalam Gelap
Dalam keterangan unggahan itu juga disebutkan bahwa genset baru bisa dioperasikan setelah warga tiga minggu hidup tanpa listrik.
Selama periode tersebut, mereka hanya mengandalkan cahaya seadanya, seperti lampu minyak atau senter, bahkan sebagian memilih beristirahat lebih awal karena keterbatasan penerangan.
“Genset menyala setelah 3 minggu mereka hidup tanpa menggunakan listrik,” tulis akun tersebut.
Saat cahaya lampu kembali hadir, suasana dapur umum berubah menjadi penuh emosi. Sejumlah ibu terlihat tak kuasa menahan air mata, menandai betapa beratnya masa yang telah mereka lalui sejak bencana terjadi.
“Alhamdulillah hidup ya bu, ada bantuan,” ujar seorang warga di lokasi.
“Sudah ada lampu, sudah ada lampu,” seru seorang ibu lainnya sambil memanggil warga di sekitarnya.
Baca Juga: Usai Viral Aksi Angkut Beras di Sumbar, Menko Zulhas Tinjau Dampak Bencana di Aceh Utara
Minimnya Akses Listrik dan Komunikasi
Kondisi di Bener Meriah sendiri hingga pertengahan Desember 2025 masih jauh dari kata pulih.
Dalam rapat terbatas di Bandara Sultan Iskandar Muda yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, Direktur Utama PT PLN (Persero) sebelumnya menyampaikan bahwa sistem kelistrikan di wilayah terdampak bencana akan segera dipulihkan secara bertahap.
Artikel Terkait
Dua Pekan Bertahan dengan Mie Instan, Pengungsi Aceh Tamiang Akhirnya Cicipi Nasi Padang
Usai Viral Aksi Angkut Beras di Sumbar, Menko Zulhas Tinjau Dampak Bencana di Aceh Utara
Koneksi Internet Jadi Obat Rindu, Ayah Pengungsi Aceh Tamiang Menangis Bahagia
Korban Banjir Aceh Tamiang Tunjukkan Ketegaran, Minta Mualem Tetap Kuat