WartaPesona.com - Setibanya Advokat Khusus Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Inklusi Keuangan, Ratu Máxima dari Belanda di Istana Merdeka untuk menemui bapak Presiden RI Prabowo Subianto di sambut meriah dengan Tari Indang dari Sumatera Barat.
Saat momen ikonik terjadi ini justru terjadi sebelum Ratu Máxima melangkah masuk ke Istana dan bahkan Ratu Máxima terhenti sejenak untuk menikmati entakan ritmis dan tepukan energik Tari Indang, sebuah tarian tradisional khas Pariaman, Sumatera Barat ini.
Begitu turun dari mobil, Ratu Máxima disambut langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto, dengan diiringi alunan musik dari Minangkabau yang memenuhi halaman Istana.
Para penari pun turut tampil kompak dengan ritme cepat dan tepukan khas yang membuat suasana penyambutan terasa hidup dan penuh energi.
Terlihat bahwa sorot mata Ratu Máxima tampak berbinar dan menikmati momen ini serta tubuhnya pun sedikit condong ke depan tanda ia benar-benar memberi perhatian pada pertunjukan budaya yang menyambutnya.
Setelah pertunjukan berakhir, Prabowo mempersilakan Ratu Máxima memasuki area penyambutan.
Keduanya berjalan berdampinga untuk menuju ke ruang utama, diiringi musik protokoler yang dimainkan oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Di dalam ruangan, Prabowo memperkenalkan jajaran delegasi Indonesia yang turut hadir. dalam agenda ini.
Mereka antara lain Menteri Luar Negeri RI Sugiono, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Pertemuan ini menjadi momentum penting ini tentunya untuk memperkuat kerja sama Indonesia–Belanda, khususnya dalam pengembangan inklusi keuangan
Namun di balik agenda diplomatik yang terjadi ini, sapaan budaya dari Ranah Minang menjadi pembuka yang memberi warna membuktikan bahwa diplomasi Indonesia tak hanya bergerak lewat kebijakan, tetapi juga lewat keindahan budaya yang tentunya menyentuh.*****