Buku Manajemen Pengunjung Jilid 2 Jadi Senjata Baru Kemenpar Wujudkan Wisata Berkualitas dan Berkelanjutan

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Rabu, 22 Oktober 2025 | 23:36 WIB
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa memberikan closing statement pada peluncuran buku Manajemen Pengunjung Jilid 2 karya Fransiskus Xaverius Teguh yang digelar secara daring, Rabu (22/10/2025) - WartaPesona.com (Kemenpar)
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa memberikan closing statement pada peluncuran buku Manajemen Pengunjung Jilid 2 karya Fransiskus Xaverius Teguh yang digelar secara daring, Rabu (22/10/2025) - WartaPesona.com (Kemenpar)

WartaPesona.com - Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menegaskan pentingnya penerapan sistem manajemen pengunjung sebagai panduan nasional dalam mengelola destinasi wisata.

Dalam peluncuran buku Manajemen Pengunjung Jilid 2 karya Fransiskus Xaverius Teguh, Wamenpar menilai karya tersebut sebagai instrumen strategis yang menguatkan kapasitas pengelolaan pariwisata agar lebih terukur, adil, dan berkelanjutan.

Buku ini diharapkan mampu menjadi acuan utama bagi pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan antara daya dukung lingkungan, pengalaman wisatawan, serta kesejahteraan masyarakat lokal.

Wamenpar menjelaskan, isi buku tersebut sejalan dengan lima program prioritas nasional sektor pariwisata yang tengah dijalankan di bawah arahan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, yakni Gerakan Wisata Bersih, Tourism 5.0, Pariwisata Naik Kelas, Event Wisata berbasis Intellectual Property Indonesia, serta Pengembangan Desa Wisata.

Baca Juga: Menpar Widiyanti: Pasar Seni ITB 2025 Bukti Kekuatan Seni dalam Diplomasi Budaya

Menurutnya, seluruh program itu memerlukan panduan berbasis bukti ilmiah agar kebijakan dan praktik lapangan dapat terintegrasi dengan prinsip keberlanjutan.

Ia juga mendorong agar buku ini diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris untuk memperluas jangkauan penggunaannya dalam forum kebijakan pariwisata global.

Sementara itu, penulis buku Fransiskus Xaverius Teguh menekankan bahwa buku Manajemen Pengunjung Jilid 1 dan 2 tidak hanya menyajikan teori, tetapi juga praktik dari berbagai destinasi di Indonesia dan dunia.

Baca Juga: Dari Kemiskinan ke Harapan: Prabowo Bangun 166 Sekolah Rakyat, Targetkan 500 Sekolah Gratis Berasrama

Pendekatan visitor management di Indonesia, menurutnya, memiliki ciri khas tersendiri karena berpijak pada kearifan lokal dan nilai-nilai spiritual masyarakat.

Buku ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi akademisi, pelaku industri, serta pembuat kebijakan dalam menciptakan destinasi wisata yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.***

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Sumber: Kemenpar.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X