Fenomena “Tot Tot Wuk Wuk”: Sindiran Kocak Warganet soal Sirene Strobo, Istana hingga Polri Angkat Bicara

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Senin, 22 September 2025 | 12:08 WIB
Potret sindiran ‘Tot Tot Wuk Wuk’ terkait simbol prioritas yang dinilai mengganggu para pengguna jalan raya di Indonesia. (X.com/@Rudi_Komunita)
Potret sindiran ‘Tot Tot Wuk Wuk’ terkait simbol prioritas yang dinilai mengganggu para pengguna jalan raya di Indonesia. (X.com/@Rudi_Komunita)

 

WartaPesona.com – Istilah satir “Tot Tot Wuk Wuk” tengah ramai diperbincangkan di media sosial. Meski terdengar kocak, ungkapan ini sejatinya merupakan kritik keras masyarakat terhadap penggunaan sirene dan lampu strobo di jalan raya yang dinilai berlebihan.

Banyak pengguna jalan merasa terganggu bahkan terancam keselamatannya ketika mendadak harus memberi jalan bagi kendaraan sipil maupun rombongan tertentu yang menggunakan fasilitas layaknya kendaraan darurat.

Dari fenomena tersebut, lahirlah gerakan kecil bertajuk “Stop Tot Tot Wuk Wuk”. Sejumlah pengemudi bahkan memasang stiker protes di kendaraan mereka sebagai simbol perlawanan terhadap praktik arogan di jalan.

Warganet pun menegaskan bahwa sirene serta strobo seharusnya hanya berlaku bagi kendaraan darurat seperti ambulans dan mobil pemadam kebakaran, sesuai aturan hukum yang ada.

Istana: Jangan Semena-mena

Mensesneg RI, Prasetyo Hadi, menanggapi maraknya gerakan ini. Ia mengingatkan para pejabat untuk bijak dalam menggunakan fasilitas prioritas di jalan.

“Kita harus memperhatikan kepatutan dan ketertiban. Jangan semena-mena,” ujarnya di Kompleks Istana, Jumat (19/9/2025).

Prasetyo menambahkan, Presiden Prabowo Subianto bahkan kerap ikut bermacet-macet tanpa sirene saat pengawalan, sebagai contoh keteladanan bagi pejabat lain.

Polri: Saatnya Dievaluasi

Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengaku pihaknya sudah menghentikan penggunaan sirene untuk pengawalan.

“Saya sudah bekukan. Ini jadi bahan evaluasi karena masyarakat memang terganggu,” jelasnya di Mabes Polri.

Agus menegaskan, ke depan jajaran Korlantas juga tidak lagi memakai sirene strobo kecuali dalam keadaan benar-benar darurat.

Fenomena “Tot Tot Wuk Wuk” akhirnya menjadi momentum penting untuk mengingatkan kembali aturan dasar berlalu lintas: keselamatan dan ketertiban di jalan harus menjadi prioritas utama.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X