80 Ribu Koperasi, Satu Semangat: Menteri Pariwisata Dorong Desa Wisata Bangkit Lewat Gerakan Merah Putih

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Selasa, 22 Juli 2025 | 09:38 WIB
Menpar Widiyanti Putri Wardhana menghadiri peluncuran "Kelembagaan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih/KKMP. (Foto: kemenpar.go.id)
Menpar Widiyanti Putri Wardhana menghadiri peluncuran "Kelembagaan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih/KKMP. (Foto: kemenpar.go.id)

WartaPesona.com- Klaten, 21 Juli 2025 – Lompatan besar dalam pengelolaan pariwisata berbasis desa resmi dimulai. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyambut antusias peluncuran kelembagaan 80.081 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) oleh Presiden Prabowo Subianto di Desa Bentangan, Klaten.

Bagi Kemenpar, koperasi ini bukan sekadar wadah ekonomi, melainkan pondasi baru dalam mengatur wajah pariwisata Indonesia dari desa untuk dunia.

“Dengan lebih dari 6.100 desa wisata aktif, koperasi ini membuka jalan baru agar pariwisata dikelola oleh warga, untuk warga,” ujar Menparekraf Widiyanti. Ia menekankan bahwa koperasi mampu menjembatani antara kelompok sadar wisata, UMKM lokal, dan sektor strategis lain seperti pertanian, kuliner, hingga kerajinan tangan.

Baca Juga: Menatap Bali 100 Tahun ke Depan: Kemenpar dan Pemprov Bali Satukan Langkah Hadapi Tantangan Pariwisata

Peluncuran koperasi ini adalah bagian dari trisula strategi pengentasan kemiskinan era Prabowo—bersama dengan program Cek Kesehatan Gratis dan Sekolah Rakyat. Namun di bidang pariwisata, KDMP/KKMP membuka peluang jauh lebih besar: dari menciptakan lapangan kerja hingga pelestarian budaya lokal.

Melalui kolaborasi Kementerian Pariwisata dan Kementerian Koperasi, nota kesepahaman telah diteken untuk mengubah kelompok sadar wisata (Pokdarwis) menjadi tulang punggung koperasi desa wisata.

Sebanyak 80 desa ditetapkan sebagai proyek percontohan, termasuk tiga desa unggulan: Keciput (Belitung), Jeruju Besar (Kubu Raya), dan Taman Martani (Sleman).

Baca Juga: Sekolah Swasta Gratis dan Jakarta Masa Depan: Rano Karno Ungkap Fokus Perubahan APBD 2025

“Ini bukan sekadar pendirian koperasi, tapi membangun sistem ekonomi desa yang saling terhubung. Kami ingin koperasi jadi rumah bersama pelaku wisata desa—petani, pengrajin, pengelola homestay, dan pemandu lokal,” tutur Widiyanti.

Presiden Prabowo dalam pidatonya menegaskan, “Koperasi adalah alat rakyat kecil untuk jadi kuat. Ini bukan proyek biasa, tapi gerakan strategis. Kita mulai dari 80.081 koperasi—dan kita bangun infrastruktur, dari gudang, cold storage, apotek, sampai logistik. Ini bukan mimpi.”

Kementerian Pariwisata juga memastikan pendampingan akan berkelanjutan. Deputi Destinasi dan Infrastruktur, Hariyanto, serta Asisten Deputi Pemberdayaan Masyarakat Destinasi, Florida Pardosi, turut hadir menyampaikan komitmen teknis.

Dengan koperasi sebagai sumbu ekonomi baru, pariwisata desa diprediksi melesat ke babak baru—lebih mandiri, lebih berdaya, dan lebih inklusif.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X