Pelayanan Haji : Menag Nasaruddin Tutup Operasional Haji 1446 H dengan Apresiasi Penuh Haru

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Selasa, 15 Juli 2025 | 11:18 WIB
Menag Nasaruddin Umar dan jajaran Amirulhaj dengan para petugas haji (Foto: kemenag.go.id)
Menag Nasaruddin Umar dan jajaran Amirulhaj dengan para petugas haji (Foto: kemenag.go.id)

WartaPesona.com- Jakarta, 14 Juli 2025, Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, secara resmi menutup operasional penyelenggaraan ibadah haji 1446 H/2025 M dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat di Aula H.M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta. Penutupan ini menandai akhir dari perjalanan panjang pelaksanaan haji tahun ini yang berlangsung selama lebih dari dua bulan, dengan melibatkan ribuan petugas yang mengabdi sepenuh hati di Tanah Suci.

Dalam sambutannya, Menag menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh petugas haji Indonesia. Ia menggambarkan mereka sebagai sosok yang tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga melayani dengan hati.

“Alhamdulillah, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas haji kita yang luar biasa. Mereka tidak hanya bekerja, tetapi juga melayani dengan hati. Bahkan sampai menggendong dan mendorong jemaah yang kelelahan karena cuaca atau usia,” ungkap Menag dengan penuh haru.

Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto di Champs-Élysées: Diplomasi Merah Putih di Bastille Day Prancis

Pengakuan Nasional dan Internasional
Apresiasi terhadap kinerja petugas haji datang tidak hanya dari pemerintah Indonesia, tetapi juga dari Pemerintah Arab Saudi.

Menurut laporan yang diterima, jemaah Indonesia dinilai sangat tertib dan minim pelanggaran, menjadikan mereka salah satu kelompok jemaah yang paling disiplin selama penyelenggaraan haji 2025.

Dalam acara tersebut, hadir pula sejumlah tokoh penting, di antaranya Penasehat Khusus Presiden Bidang Haji Muhadjir Effendy, Penasehat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional Jenderal (Purn) Dudung Abdurrachman, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandi, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, serta perwakilan dari Kedutaan Besar Arab Saudi dan kementerian/lembaga terkait.

Baca Juga: Langkah Awal Bersama Ayah: Pemprov DKI Dukung Gerakan Hari Pertama Sekolah

Tangguh Hadapi Tantangan
Menag juga menyoroti dinamika yang sempat dihadapi pada awal pelaksanaan haji, terutama dalam menyesuaikan diri dengan sistem syarikah yang diberlakukan oleh otoritas Saudi. Meski sempat menjadi tantangan, respons cepat dan koordinasi yang solid dari para petugas membuat segala kendala dapat teratasi.

“Kita sempat menghadapi tantangan di minggu pertama, terutama terkait penyesuaian sistem layanan. Tapi berkat kerja cepat tim, semua bisa ditangani dengan baik,” jelas Menag.

Inovasi Layanan: 5BPH
Sebagai bagian dari evaluasi dan perbaikan layanan ke depan, Kementerian Agama juga meluncurkan konsep 5BPH (5 Terobosan Baru, 5 Pengembangan Progresif, dan 5 Harapan Masa Depan) yang akan menjadi fondasi peningkatan kualitas haji di masa mendatang.

Namun, Menag menegaskan bahwa sistem yang baik tidak akan berarti tanpa sumber daya manusia yang berdedikasi.

“Saya percaya, sebaik apa pun sistem, yang membuatnya hidup adalah manusianya. Dalam hal ini, para petugas haji adalah ruh dari pelayanan kita,” tegasnya.

Doa dan Harapan
Di akhir sambutannya, Menag menyampaikan terima kasih kepada seluruh jemaah yang telah melaksanakan ibadah dengan tertib serta menyampaikan permohonan maaf jika terdapat kekurangan selama penyelenggaraan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X