Mendukung Penurunan Berat Badan Pasca Persalinan: Kombinasi Pola Makan Sehat dan Aktivitas Fisik Ringan bagi Ibu Menyusui

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Jumat, 16 Mei 2025 | 09:37 WIB
Ilustrasi - Ibu hamil makan salad. (Foto: Setneg.go.id)
Ilustrasi - Ibu hamil makan salad. (Foto: Setneg.go.id)

Okocenews.com-Setelah melahirkan, banyak ibu menyusui yang berharap dapat segera kembali ke berat badan ideal.

Namun, proses pemulihan tubuh dan kebutuhan akan energi selama menyusui menjadikan penurunan berat badan sebagai proses yang tidak bisa dilakukan secara drastis.

Alih-alih mengadopsi diet ekstrem, ibu menyusui dianjurkan menerapkan pola hidup sehat yang mencakup asupan nutrisi seimbang dan aktivitas fisik ringan yang konsisten.

Baca Juga: Optimalisasi Tata Kelola Dam/Hadyu 2025: Langkah Kemenag Perkuat Akuntabilitas dan Manfaat Sosial Ibadah Haji

Salah satu kunci keberhasilan dalam menurunkan berat badan adalah memperhatikan pola makan.

Busui sangat disarankan untuk mengonsumsi makanan tinggi serat yang mampu memberikan rasa kenyang lebih lama, mengatur kadar gula darah, serta membantu sistem pencernaan bekerja lebih optimal.

Beberapa jenis makanan tinggi serat yang aman dan baik untuk dikonsumsi antara lain buah naga, pepaya, alpukat, pisang, serta aneka kacang dan biji-bijian.

Baca Juga: Presiden Prabowo dan PM Albanese Teguhkan Komitmen Penguatan Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia–Australia

Buah naga, khususnya, merupakan buah rendah kalori dan rendah gula yang sangat cocok untuk mendukung program penurunan berat badan.

Selain serat, asupan protein juga perlu diperhatikan. Telur rebus, dada ayam tanpa kulit, ikan tanpa lemak, dan tahu/tempe bisa menjadi pilihan protein sehat untuk memenuhi kebutuhan energi Busui tanpa menambah lemak berlebih.

Protein membantu menjaga massa otot, mempercepat pemulihan tubuh pascapersalinan, serta mendukung produksi ASI yang berkualitas.

Baca Juga: Presiden Prabowo Ajak Dunia Islam Bersatu dan Bertindak Nyata Dukung Kemerdekaan Palestina

Tak kalah penting adalah menjaga aktivitas fisik. Busui tidak perlu melakukan olahraga berat.

Aktivitas ringan seperti berjalan kaki, yoga, atau senam Kegel yang dilakukan 30 menit setiap hari cukup untuk membantu membakar kalori dan menjaga metabolisme tubuh tetap aktif.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X