Prabowo Umumkan Langsung : Masyarakat Sambut Positif Kebijakan PPN 12% Hanya untuk Barang Mewah

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Rabu, 1 Januari 2025 | 08:39 WIB
Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (31/12). (SA)
Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (31/12). (SA)



WartaPesona.com
— Keputusan Presiden RI Prabowo Subianto untuk memberlakukan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 12% hanya pada barang dan jasa mewah mendapat sambutan positif dari berbagai lapisan masyarakat.

Pengumuman ini disampaikan Presiden bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (31/12).

Pengemudi ojek online, Husni, menyambut baik kebijakan tersebut. Menurutnya, langkah ini tepat karena tidak akan memberatkan masyarakat kelas menengah ke bawah.

“Kalau barang mewah naik mah, asal jangan rakyat kecil aja. Ya bisa menguntungkan juga sih karena pajak itu naik kan untuk pemasukan pemerintah juga. Kalau barang mewah aja ya syukurlah lah, pajak-pajak orang-orang kaya mewah-mewah itu ya memang harus dinaikkan,” ujar Husni saat ditemui di Jakarta Pusat.

Baca Juga: Kontroversi Kenaikan PPN 12 Persen: Siapa yang Bertanggung Jawab?

Senada dengan Husni, warga lainnya, Fauzan, juga mendukung kebijakan tersebut. Ia menilai langkah ini strategis dalam menopang keuangan negara dan memperkuat fondasi pembangunan nasional.

“Kalau menurut saya pribadi itu program bagus. Bisa membuat beban keuangan negara terbantu secara tidak langsung untuk pondasi kementerian. Pajak yang pasti meningkat, dan karena pada saat ini perpajakan termasuk salah satu sumber pendapatan terbesar untuk negara kita, saya setuju. Ini untuk Indonesia yang lebih maju,” kata Fauzan.

Husni menambahkan, kebijakan ini tidak memberatkan masyarakat kecil karena hanya menyasar barang mewah. “PPN pajak itu naik ya 12% nggak masalah sih sebenarnya, asalkan barang-barang kebutuhan sehari-hari tetap stabil harganya,” tambahnya.

Baca Juga: Kenaikan PPN 12% di 2025: Peluang Pembangunan atau Beban Masyarakat?

Menjelang pergantian tahun 2024 menuju 2025, masyarakat juga menyampaikan harapan kepada Presiden Prabowo agar harga bahan bakar minyak (BBM) dan kebutuhan pokok tetap stabil. Effendy, seorang warga Jakarta Pusat, berharap kebijakan ekonomi yang diambil ke depannya dapat lebih mengutamakan kesejahteraan rakyat kecil.

“Harapannya ya semoga aja sih ke depannya harga-harga BBM atau sembako yang lain minimalis lah. Dengan kondisi kayak gini, semoga aja Presiden tahun ini bisa lebih baik lagi dari yang sebelum-sebelumnya,” ujar Effendy.

Masyarakat berharap kebijakan baru ini menjadi awal yang baik bagi pemerintahan Prabowo dalam membangun Indonesia yang lebih maju dan sejahtera. ***(SA)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X