WartaPesona.com - Dalam rangka mendukung Program Dekarbonisasi TJSL Kementerian BUMN, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk (BRI) bekerja sama dengan PT Plasticpay Teknologi Daurulang (Plasticpay) meluncurkan mesin Reverse Vending Machine (RVM).
Program ini merupakan bagian dari inisiatif ESG atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang diterapkan pada acara MotoGP 2024 Mandalika, Nusa Tenggara Barat, melalui program Yok Kita GAS (Gerakan Anti Sampah) oleh BRI Peduli.
Pada MotoGP 2024 Mandalika, RVM ini digunakan untuk membantu pengelolaan sampah, terutama botol plastik.
Baca Juga: Sampah Elektronik: Ancaman Baru bagi Lingkungan
Dengan menggunakan RVM BRI Peduli x Plasticpay, pengunjung dapat memilah sampah botol plastik, yang kemudian akan diubah menjadi poin.
Setiap botol plastik yang dimasukkan ke mesin ini akan menghasilkan poin senilai Rp 1.000, yang dikonversi ke saldo e-wallet seperti LinkAja.
Kerja sama antara BRI dan Plasticpay ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi pengunjung MotoGP dalam menjaga kebersihan lingkungan.
menBaca Juga: IC Fest 2024: Menparekraf Sandiaga Uno Dorong Pertumbuhan Industri Kreatif di Era Global
Dengan memilah sampah botol plastik jenis PET, pengunjung tidak hanya membantu mengurangi jejak karbon, tetapi juga mendapatkan insentif langsung berupa saldo LinkAja.
Botol-botol plastik yang terkumpul nantinya akan didaur ulang menjadi produk ramah lingkungan yang bernilai tinggi.
Plasticpay, yang merupakan gerakan sosial berbasis digital, mendorong masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola sampah.
Baca Juga: MotoGP Mandalika 2024 Dongkrak Ekonomi Mataram: Dampak Signifikan bagi Industri Perhotelan
Sampah plastik yang terkumpul akan diolah menjadi Recycled Polyester Staple Fiber (Re-PSF), yang kemudian digunakan sebagai bahan baku untuk produk-produk berkualitas tinggi seperti bantal, boneka, karpet, hingga furnitur.
Menurut Imam Pesuwaryantoro, Corporate Communication dari Plasticpay, program ini tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. ***
Artikel Terkait
Sampah Elektronik: Ancaman Baru bagi Lingkungan