Kemenparekraf Tingkatkan Literasi Keuangan melalui DPUP di Desa Wisata Ngilngof, Maluku

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Kamis, 26 Oktober 2023 | 18:22 WIB
Pelatihan Literasi Keuangan. (Foto: https://kemenparekraf.go.id/berita/siaran-pers-kemenparekraf-perkuat-literasi-keuangan-dpup-untuk-pelaku-parekraf-di-desa-wisata-ngilngof-maluku)
Pelatihan Literasi Keuangan. (Foto: https://kemenparekraf.go.id/berita/siaran-pers-kemenparekraf-perkuat-literasi-keuangan-dpup-untuk-pelaku-parekraf-di-desa-wisata-ngilngof-maluku)

WartaPesona.com- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) telah melakukan langkah berarti dalam mendukung pengembangan usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di Desa Wisata Ngilngof, Kecamatan Manyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku.

Melalui pelatihan literasi keuangan, mereka berusaha memberikan alat pemahaman dan keterampilan yang diperlukan bagi para pelaku usaha di wilayah tersebut.

Direktur Standardisasi dan Sertifikasi Usaha Kemenparekraf/Baparekraf, Hanifah Makarim, mengungkapkan bahwa pelatihan literasi keuangan merupakan bagian dari program unggulan Kemenparekraf, yakni Anugerah Desa Wisata Indonesia.

Baca Juga: Bunga Mawar Putih: Kelembutan Makna dan Kecantikan Bunga Penyayang

Desa Wisata Ngilngof telah diakui sebagai salah satu dari 50 desa wisata terbaik dalam ajang Anugerah Desa Wisata (ADWI) 2021. Ini adalah penghargaan yang mengakui potensi pariwisata dan ekonomi kreatif yang dimiliki oleh desa tersebut.

Pelatihan literasi keuangan ini diselenggarakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 24-25 Oktober 2023, dan diikuti oleh 65 pelaku usaha sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Narasumber dari pelatihan tersebut berasal dari berbagai pihak, termasuk perwakilan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Baca Juga: Bunga Mawar Putih: Pesona Keanggunan dan Kesucian dalam Kebun Mawar

Hanifah Makarim mengekspresikan harapannya bahwa pelaku usaha akan dapat merencanakan dan mencatat keuangan usaha mereka dengan lebih baik.

Dengan demikian, usaha mereka akan lebih siap dalam mengakses lembaga keuangan, baik perbankan maupun non-perbankan.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Maluku Tenggara, Sarah Far-Far, menegaskan bahwa pelatihan literasi keuangan adalah bukti nyata dari perhatian pemerintah terhadap masyarakat dalam hal pemahaman yang lebih mendalam mengenai literasi keuangan.

Baca Juga: Bunga Mawar Putih: Pesona Keanggunan dan Kesucian dalam Kebun Mawar

Dia menyatakan bahwa pemahaman yang lebih kuat mengenai konsep dasar finansial sangat penting agar masyarakat dapat mengelola keuangan mereka dengan bijak.

Novian Suhardi, Kepala Bagian Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan, Kantor OJK Provinsi Maluku, menekankan bahwa literasi keuangan ini akan membuat para peserta lebih waspada terhadap praktik investasi ilegal, termasuk pinjaman online, yang marak terjadi.

Dengan literasi keuangan, masyarakat diharapkan dapat memahami investasi yang sah dan sesuai dengan aturan serta terdaftar di OJK.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X