WartaPesona.com- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyoroti pentingnya Konvensi Nasional Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) 12 Bidang Pariwisata sebagai upaya strategis untuk membangun sumber daya manusia (SDM) berkualitas di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Menparekraf Sandiaga menyampaikan pandangannya saat membuka Konvensi Nasional Rancangan SKKNI 12 Bidang Pariwisata, yang diadakan di Hotel Santika Premiere Slipi, Jakarta, pada tanggal 24 Oktober 2023.
Program SKKNI 12 Bidang Pariwisata, yang mencakup beragam profesi dalam industri pariwisata dan ekonomi kreatif, ditingkatkan dengan tambahan kompetensi untuk menjawab tuntutan akan SDM berkualitas di bidang pariwisata yang semakin meningkat.
Baca Juga: Sandiaga Uno : Santri Digitalpreneur, Masa Depan Ekonomi Kreatif Indonesia
Menparekraf menjelaskan bahwa SKKNI digunakan sebagai ukuran untuk menilai sejauh mana individu memiliki kompetensi dalam bidang keahlian dan keterampilan yang mereka miliki.
Ia juga mencatat bahwa Kemenparekraf telah bekerja keras untuk merancang dan mengimplementasikan SKKNI dalam waktu yang singkat, meskipun lazimnya memerlukan beberapa bulan hingga satu tahun.
Pada tahun 2022, telah tersusun 10 bidang pariwisata dalam waktu 4 bulan, dan pada 2023, telah tersusun 12 bidang dalam periode yang sama.
Baca Juga: Zodiak Aquarius hari Rabu 25 Oktober 2023, perjuangan cinta tampaknya akan berbuah manis
Menparekraf mengapresiasi peran tim yang telah berkontribusi dalam penyusunan SKKNI, dan menjelaskan bahwa program ini akan membantu meningkatkan kualitas penyelenggaraan event sektor pariwisata di Indonesia, termasuk acara-acara berkelas internasional seperti konser dan event olahraga.
Selain itu, Menparekraf mendorong pelaku sektor pariwisata untuk memperoleh sertifikat standar kompetensi sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan pariwisata di Indonesia.
Dengan adanya sertifikasi ini, para wisatawan dapat mengidentifikasi penyedia layanan yang telah memenuhi standar kompetensi, yang akan membantu meningkatkan industri pariwisata secara keseluruhan.
Baca Juga: Zodiak Capricorn hari Rabu 25 Oktober 2023, hari bersama pasangan yang berbunga-bunga
Konvensi Nasional Rancangan SKKNI 12 Bidang Pariwisata adalah hasil kolaborasi antara Kemenparekraf dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dengan tujuan untuk mempercepat pemulihan dan meningkatkan produktivitas sektor pariwisata melalui peningkatan kompetensi, penguatan kompetensi, dan penambahan kompetensi baru bagi tenaga kerja.
Program ini juga didukung oleh Bank Dunia dalam upaya untuk menciptakan lapangan kerja yang lebih luas di sektor pariwisata, dengan target menciptakan 4,4 juta lapangan kerja baru pada tahun 2024.
Dalam penutupan, Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf/Baparekraf, Martini Mohamad Paham, menekankan bahwa program Konvensi ini bertujuan untuk menjaga pasokan tenaga kerja terampil bagi sektor pariwisata.
Artikel Terkait
Menuju Peningkatan Literasi Keuangan: Kemenparekraf Dukung Pengusaha Desa Wisata Rigis Jaya di Lampung Barat
Kemenparekraf : Melbourne Terpesona oleh Keindahan @WonderfulIndonesia Festival 2023
Jejak Budaya dan Keindahan Alam Indonesia yang Tak Terlupakan, Berikut Informasinya
Jakarta Job Fair 2023 digelar di Mangga Dua Square 24-25 Oktober, tersedia 1.000 lowongan
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif dan Pariwisata melalui Coaching Clinic KUR
Sandiaga Uno: Bali Tetap Menawan, Langkah-Langkah Aman dan Mitigasi Darurat Kekeringan
Kedua pasangan Capres-Cawapres 2024 sudah tes kesehatan, begini kata Anies soal jalannya pemeriksaan
Sandiaga Uno: Mendukung Wira Wiri Feskraf untuk Mendorong Kemajuan Subsektor Musik dan Seni Budaya
Kemenparekraf Dorong Pelaku Parekraf di Palopo, Sulawesi Selatan, untuk Menguasai Literasi Keuangan DPUP
Sandiaga Uno : Santri Digitalpreneur, Masa Depan Ekonomi Kreatif Indonesia