WartaPesona.com – Dalam mendukung program Net Zero Emission, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bersama dengan PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMII) membuka peluang pendaftaran kompetisi pendanaan Riset Transisis Energi 2023 dimulai dari 28 Februari – 28 April 2023.
Net Zero Emission atau nol emisi karbon adalah kondisi dimana jumlah emisi karbon yang dilepaskan ke atmosfer tidak melebihi jumlah emisi yang mampu diserap oleh bumi. Untuk mencapai langkah tersebut, maka diperlukan sebuah transisi dari sistem energi yang digunakan yang digunakan saat ini menjadi sistem energi yang bersih.
Lanjutnya, LPDP berharap dengan kehadiran kompetisi ini akan menjadi pemicu bagi Lembaga dan universitas lain untuk dapat mengirimkan proposal terbaiknya, agar dapat memenangkan pendanaan hingga 500 juta untuk satu tahun riset, seperti dirilis oleh LPDP/Kemenkeu.
Baca Juga: Tanggapi Childfree. Mahasiswi ITS : Bukan Keputusan Egois
LPDP juga menantang 14 universitas di Indonesia untuk dapat menghasilkan produk atau inovasi di bidang energi terbarukan. Berikut daftar 14 universitas yang diundang oleh LPDP sebagai berikut :
1. Universitas Gajah Mada
2. Institut Teknologi Bandung
3. Universitas Indonesia
4. Universitas Brawijaya
5. Institut Teknologi Sepuluh November
6. Universitas Diponegoro
7. Universitas Airlangga
8. Universitas Padjadjaran
9. Institut Pertanian Bogor
10. Universitas Hasanuddin
11. Universitas Andalas
12. Universitas Sebelas Maret
13. Universitas Telkom
14. Universitas Pattimura
Dalam undangan antar universitas tersebut, turut melibatkan start-up di lingkungannya sebaagi mitra yang akan menghirilisasi hasil prudk riset. Untuk universitas yang belum memiliki star-up, dapat mengajukan sendiri dengan catatan mampu mempertimbangkan luaran produk atau teknologi dari sebuah start-up.
Adapun ketentuan-ketentuan yang ditetapkan oleh pihak LPDP untuk kompetisi Pendanaan Riset Transisi Energi 2023 adalah sebagai berikut :
Baca Juga: Codashop: Solusi Mudah dan Aman untuk Pembelian Kredit Game. Kalau Top Up Codashop Error, Ini Solusinya
• Tema dan topik yang diajukan mengenai Energi Baru Terbarukan atau Transisi Energi.
• Jumlah usulan proposal yang diperkenankan maksimum satu proposal dari tiap universitas
• Kriteria ketua yang dapat diajukan, diutamakan berpendidikan dengan jenjang doctor/S3
• Bentuk luaran yang dihasilkan adalah implementasi produk teknologi skala terbatas
• Nilai pendanaan diperuntukkan dua proposal terpilih dengan masing-masing proposal mendapatkan bantuan dana sebesar 500 juta rupiah.
• Jangka waktu kegiatan riset selama 1 tahun
• Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT) yang dipersiapkan untuk pendaftaran minimal TKT tiga.
Baca Juga: Sandiaga Uno : Perpustakaan Digital Hadir Menjawab Kebutuhan akan Data dan Informasi dari Buku Pustaka
Sedangkan untuk alur dan jadwal kompetisi Pendanaan Riset Transisi Energi 2023 adalah sebagai berikut :
• Sosialisai akan berlangsung pada bulan Februari 2023
• Pendaftaran berlangsung dari 28 Februari hingga 28 April 2023
• Self-assessment berlangsung dari 28 Maret hingga 28 April 2023
• Seleksi administrasi berlangsung dari 3 hingga 5 Mei 2023
• Seleksi substansi berlangsung dari 17 hingga 26 Mei 2023
• Penetapan penerima
• RISRPO Grantees
Baca Juga: Transformasi Digitalisasi, Kabupaten Sumedang Jadi Percontohan yang Kreatif dan Adaptif Gunakan Teknologi
Untuk informasi lebih lengkapnya, silahkan kunjugi risprolpdp.kemenkeu.go.id untuk pendaftaran proposal riset. Seluruh administrasi pendaftaran hingga penetapan tidak dipungut biaya dan dilakukan melalui eRISPRO. *** (MAA)
Penulis : Muhammad Akhsanul Akhlaq
Artikel Terkait
Sandiaga Uno Harapkan Konser Tunggal Raisa di GBK Jadi Bagian Momentum Kebangkitan Parekraf
Fantastis KAI Amankan Barang Tertinggal Pelanggan Nilainya Lebih dari Rp4 Miliar, Berikut Infonya
Kenaikan Tinggi Capai 50,8% Trafik Penumpang Selama Januari 2023 di Semua Bandara Angkasa Pura I
Nasi Langgi : Makanan Khas Jawa yang Menggugah Selera dan Disuguhkan pada Berbagai Acara. Ini Cara Masaknya
Nonton F1 Power Boat? Mencari Pengalaman Healing Terbaik di Sekitar Danau Toba? Ini 10 Tempat Terekomendasi
Sandiaga Uno Berharap Dukungan Media Mampu Menciptakan 4,4 Juta Lapangan Kerja Baru di Sektor Parekraf
Dihadiri Menteri BUMN dan Menparekraf, Promedia Teknologi Indonesia resmikan Jaringan Pemred Promedia
Ini Dia Solusi Yang ditawarkan Oleh Erick Thohir Untuk Menjaga Kesehatan Ekosistem Media di Indonesia
Sandiaga Uno: Orang Indonesia Jago Bikin Konten, Kita Harus Bikin Ekosistem, Pak Jokowi Sudah Buka Diskursus
Tanggapi Childfree. Mahasiswi ITS : Bukan Keputusan Egois