Digitalisasi Bukan Sekadar Memindahkan Proses Lama ke Layar, Belajar dari Sumedang: Reformasi Layanan Harus Dimulai dari Penyederhanaan

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Kamis, 13 Agustus 2026 | 07:47 WIB
Menteri PANRB Rini Widyantini menegaskan transformasi digital harus menghadirkan pelayanan publik yang lebih sederhana dan terintegrasi. (Kementerian PAN RB)
Menteri PANRB Rini Widyantini menegaskan transformasi digital harus menghadirkan pelayanan publik yang lebih sederhana dan terintegrasi. (Kementerian PAN RB)

Sumedang Bisa Menjadi Laboratorium Reformasi Digital

Pengalaman Sumedang menarik untuk diperhatikan karena digitalisasi ditempatkan sebagai instrumen untuk menyederhanakan pelayanan, bukan sebagai tujuan itu sendiri.

Pemkab Sumedang bahkan menegaskan prinsip integrasi, bukan duplikasi; satu data, satu sistem, dan satu standar pelayanan. Capaian indeks SPBE Sumedang juga meningkat dari 4,14 pada 2023 menjadi 4,69 pada 2024 dan 4,72 pada 2025.

Tentu setiap daerah memiliki karakteristik, kapasitas fiskal, infrastruktur dan tantangan yang berbeda. Karena itu, pengalaman Sumedang tidak harus disalin mentah-mentah.

Yang lebih penting adalah mengambil prinsipnya.

Mulai dari masalah masyarakat. Sederhanakan prosesnya. Integrasikan datanya. Baru gunakan teknologi untuk mempercepat dan memperluas layanan.

Inilah cara berpikir yang perlu diperkuat dalam transformasi digital pemerintahan.

Keberhasilan Tidak Diukur dari Jumlah Aplikasi

Kita juga perlu mengubah cara mengukur keberhasilan transformasi digital pemerintah.

Jangan sampai keberhasilan hanya dihitung berdasarkan jumlah aplikasi yang diluncurkan, jumlah sistem yang dibangun, jumlah perangkat yang dibeli, atau besarnya investasi teknologi yang dikeluarkan.

Ukuran yang lebih penting adalah pengalaman masyarakat.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan seorang warga untuk mendapatkan layanan?

Berapa kali ia harus mengisi data yang sama?

Berapa banyak dokumen yang harus disiapkan?

Berapa banyak instansi yang harus dihubungi?

Seberapa transparan status permohonannya?

Dan yang paling penting: apakah setelah digitalisasi masyarakat benar-benar merasa hidupnya menjadi lebih mudah?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X