Semua bangunan di area ini dibangun dengan mematuhi aturan adat Bali, dengan desain yang sangat memperhatikan kesucian dan keteraturan.
2. Madya Mandala: Pemukiman Penduduk
Melangkah sedikit ke selatan, terdapat Madya Mandala, yang merupakan bagian tengah dari desa. Wilayah ini adalah tempat pemukiman bagi penduduk desa. Di Madya Mandala, rumah-rumah penduduk dibangun secara berbanjar atau berderet di sepanjang jalan utama.
Dalam tradisi Bali, rumah-rumah di desa adat umumnya dibangun dengan mengikuti aturan adat yang sangat ketat.
Rumah-rumah di Madya Mandala memiliki desain yang seragam, di mana setiap rumah memiliki pura keluarga atau merajan sebagai tempat beribadah pribadi bagi setiap keluarga.
Selain sebagai tempat tinggal, Madya Mandala juga merupakan pusat kegiatan sosial di desa.
Di sinilah kegiatan sehari-hari warga desa berlangsung, mulai dari pasar desa, pertemuan adat, hingga kegiatan gotong royong seperti membersihkan lingkungan desa.
Jalan utama desa yang membentang di Madya Mandala sering digunakan untuk acara-acara adat, seperti pawai dan prosesi keagamaan, yang melibatkan seluruh warga desa.
Madya Mandala juga mencerminkan keseimbangan antara kebutuhan fisik dan spiritual masyarakat.
Oleh karena itu, pembangunan rumah di area ini harus menjaga keharmonisan dengan alam sekitar dan memperhatikan aspek lingkungan hidup yang ramah.
3. Nista Mandala: Tempat Pemakaman
Di bagian paling selatan desa, terdapat wilayah yang disebut Nista Mandala. Wilayah ini memiliki fungsi khusus sebagai tempat pemakaman bagi penduduk desa.
Di Bali, pemakaman bukan hanya sekadar tempat untuk menguburkan jenazah, tetapi juga merupakan area yang penuh dengan nilai spiritual.
Nista Mandala sebagai zona pemakaman menunjukkan penghormatan dan rasa syukur kepada leluhur yang telah meninggalkan dunia ini.
Dalam budaya Bali, pemakaman dipandang sebagai tempat suci yang memiliki hubungan langsung dengan dunia roh.
Oleh karena itu, Nista Mandala dijaga dengan sangat hati-hati oleh penduduk desa, dengan upacara ritual yang dilakukan untuk menghormati arwah leluhur.
Proses pemakaman di desa ini dilaksanakan dengan cara yang penuh makna dan tradisi, sesuai dengan adat Bali yang sudah turun-temurun.