Sementara itu, Yogyakarta menawarkan kekayaan warisan budaya dengan kunjungan ke Candi Borobudur, Prambanan, dan Sewu. Peserta juga merasakan petualangan seru dengan tur jeep di Gunung Merapi serta menikmati suasana khas Jalan Malioboro.
Di Bali, peserta terbagi dalam tiga grup, mengunjungi Tanjung Benoa, Ubud, Uluwatu, dan Nusa Penida.
Mereka menikmati aktivitas khas Bali, seperti olahraga air, safari malam di Bali Safari and Marine Park, serta eksplorasi alam di Ubud.
Baca Juga: Menpora Dito Ariotedjo Dukung Kejurnas Pencak Silat Piala Menpora 2024, Ajang Pencarian Talenta Baru
Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I, Wisnu Sindhutrisno, optimis bahwa famtrip ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pelaku usaha pariwisata Indonesia.
“Dengan kegiatan ini, kami berharap para pelaku wisata dari Asia Selatan dan Tengah dapat lebih mengenal potensi destinasi Indonesia, sehingga mereka lebih percaya diri merekomendasikan Indonesia sebagai tujuan utama bagi wisatawan mancanegara,” ungkap Wisnu.
Baca Juga: MVP ASEAN Futsal 2024, Wendy Brian Ick Dedikasikan Kemenangan untuk Ibu Tercinta
Kemenparekraf akan terus mempromosikan destinasi Indonesia melalui pemasaran kolaboratif bersama maskapai penerbangan, hotel, operator tur, dan stakeholder lainnya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara.
Hingga September 2024, jumlah wisatawan dari Asia Selatan dan Tengah meningkat 21,52% dibandingkan tahun sebelumnya, menandakan potensi pasar yang besar untuk digarap di masa mendatang. ***(HA)