Pemkab Magelang Gelar Pelatihan Tata Kelola Bisnis dan Pemasaran Destinasi Wisata

photo author
Tim WartaPesona 4, Warta Pesona
- Senin, 12 Juni 2023 | 10:20 WIB
Pemkab Magelang gelar pelatihan pariwisata bagi 40 peserta pengelola pariwisata di Kabupaten Magelang. (beritamagelang.id)
Pemkab Magelang gelar pelatihan pariwisata bagi 40 peserta pengelola pariwisata di Kabupaten Magelang. (beritamagelang.id)

WartaPesona.com - Bupati yang diwakili Sekda Kabupaten Magelang Adi Waryanto bersama Pj. Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang Slamet Achmad Husein, pada Selasa, 6 Juni 2023 membuka kegiatan pelatihan manajemen bisnis dan pemasaran di resor Seville selama tiga hari yang dihadiri oleh peserta dari Pengelola Daya Tarik Wisata (DTW) Kabupaten Magelang, Pengelola Desa Wisata dan Kelompok Sadar Wisata, dengan total peserta mencapai 40 orang.


Adi Waryanto selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, mengatakan peningkatan jumlah wisata atau kunjungan wisata tradisional memang paling penting karena bisa mendatangkan keuntungan ekonomi bagi masyarakat.

Namun, momen pemulihan pariwisata pascapandemi Covid-19 harus dibarengi dengan pembangunan pariwisata yang berkelanjutan secara ekologis dan sosial budaya.

Baca Juga: Kerjasama Pemkot Medan dengan Shoppe Bantu Majukan Digitalisasi Marketing bagi 210 Pelaku UMKM

Menurutnya, tidak sedikit pelaku pariwisata yang memanfaatkan masa pascapandemi dengan berlomba-lomba meningkatkan kunjungan wisatawan atau jumlah pelanggan hanya berdasarkan faktor ekonomi.

Bahkan, cukup banyak bermunculan destinasi wisata baru sejak pandemi ini.

“Sustainable tourism sama pentingnya dengan keberlangsungan ekonomi. Ini yang membedakan sustainable tourism dengan konvensional tourism. Di mana pun pariwisata konvensional, pariwisata dianggap hanya sebagai industri, jadi pariwisata hanya dijadikan sebagai alat untuk meningkatkan perekonomian,” kata Adi.

Baca Juga: HUT ke-496 Kota Jakarta tanggal 22 Juni 2023, simak agenda perayaannya di sini, sebagian sudah berlangsung

Lanjut Adi menambahkan jika dalam pariwisata berkelanjutan, pariwisata dipandang sebagai bagian dari hak asasi manusia, artinya lebih dari sekadar memberikan manfaat ekonomi, melalui pariwisata berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan melestarikan proses ekologi, serta melestarikan warisan alam dan keanekaragaman hayati.

“Budaya dengan kearifan lokal harus dihormati dan nilai-nilai tradisionalnya juga dilestarikan,” ujarnya.

Adi mengatakan, pemerintah Kabupaten Magelang akan terus memajukan pariwisata yang akan berpedoman pada pembangunan pariwisata berkelanjutan berbasis budaya lokal, yang sejalan dengan rencana pembangunan daerah, untuk menjadikan nilai-nilai budaya lokal (local wisdom) berhasil melestarikan.

Baca Juga: Menikmati Kelezatan Makan Khas Betawi: Sate Betawi

“Melalui pelatihan ini, saya berharap para penggiat pariwisata serius mengikuti pelatihan ini sehingga nantinya memiliki bekal atau pemahaman bagaimana mengelola industri pariwisata dan memasarkan destinasi wisata dengan baik,” harapnya.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang, Slamet Ahmad Husein mengatakan, pariwisata Indonesia dikembangkan sedemikian rupa sehingga dapat mendorong kegiatan ekonomi dan meningkatkan citra Indonesia sebagai salah satu sektor unggulan yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Magelang.

Oleh karena itu, perlu adanya penguatan kapasitas manusia pelaku usaha pariwisata dalam pengelolaan pengelolaan usaha pariwisata dan program pelatihan untuk meningkatkan kapasitas atau keahlian dalam pengelolaan usaha pariwisata di Kabupaten Magelang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Sumber: beritamagelang.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X