Lebih dari Sekadar Sagu: Menyelami Rasa Autentik Kuliner Khas Papua

photo author
Dinda Virgia Yurendira, Warta Pesona
- Minggu, 4 Januari 2026 | 07:00 WIB
Keunikan Rasa Papeda Papua. (Foto : https://www.indonesia.travel/event/id/story-of-event/masakan-nusantara-otentik)
Keunikan Rasa Papeda Papua. (Foto : https://www.indonesia.travel/event/id/story-of-event/masakan-nusantara-otentik)

Berbeda dari namanya yang terdengar nyeleneh, udang selingkuh adalah udang air tawar berukuran besar yang memiliki capit mirip kepiting.

Biasanya diolah dengan cara direbus atau dibakar, sehingga rasa aslinya tetap menonjol. Teksturnya kenyal dan manis, menjadikannya salah satu kuliner khas Papua yang paling dicari wisatawan.

Baca Juga: Gen Z Bukan Cuma Scroll & Healing, Ini Cara Mereka Menata Hidup di Era Serba Cepat

Sagu Lempeng, Camilan Tradisional Sarat Makna

-

Sagu lempeng adalah olahan sagu yang dipanggang hingga kering dan keras.

Makanan ini biasa disantap sebagai pengganti nasi, terutama di daerah pedalaman.

Meski sederhana, sagu lempeng menjadi simbol ketahanan pangan masyarakat Papua yang telah bertahan lintas generasi.

Keladi Tumbuk, Hangat dan Mengenyangkan

-

Selain sagu, keladi juga menjadi bahan pangan utama. Keladi tumbuk diolah dengan cara direbus lalu dihaluskan, menghasilkan tekstur lembut dan rasa khas.

Hidangan ini biasanya disajikan bersama lauk ikan atau sayuran, mencerminkan pola makan seimbang masyarakat lokal.

Baca Juga: Cara Sederhana Mengatur Keuangan Pribadi agar Lebih Tenang

Kuliner sebagai Cermin Kehidupan

Kuliner khas Papua bukan tentang kemewahan, melainkan tentang kedekatan dengan alam dan kebersamaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dinda Virgia Yurendira

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X