Wamenpar Ni Luh Puspa Dorong Layanan Prima dan Inklusif bagi Wisatawan saat Libur Nataru 2024

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Jumat, 27 Desember 2024 | 08:32 WIB
Wamenpar Ni Luh Puspa saat memantau persiapan Nataru 2024 di Pulau Bali (Kemenpar)
Wamenpar Ni Luh Puspa saat memantau persiapan Nataru 2024 di Pulau Bali (Kemenpar)

 



WartaPesona.com
– Menjelang libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), pergerakan wisatawan domestik dan mancanegara terus meningkat.

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana meminta semua pihak terkait untuk menghadirkan layanan prima dan inklusif demi memperkuat citra pariwisata Indonesia sebagai destinasi unggulan dunia.

"Pariwisata Indonesia merupakan salah satu kekuatan besar dunia, yang didukung keberagaman budaya, keindahan alam, dan keramahan masyarakat.

Hal ini harus kita jaga untuk memberikan pengalaman berkualitas dan berkelanjutan bagi wisatawan," ujar Menpar Widiyanti dalam keterangannya, Minggu (22/12/2024).

Baca Juga: Penurunan Mobilitas di Pulau Bali Selama Libur Nataru 2024: Kemenpar Nyatakan Wisata Tetap Aman dan Nyaman

Layanan Inklusif dan Ramah Muslim

Menpar Widiyanti menyoroti pentingnya penyediaan layanan tambahan yang sesuai kebutuhan beragam wisatawan, termasuk wisatawan Muslim, salah satu pasar terbesar dalam industri pariwisata dunia.

"Indonesia telah diakui secara global sebagai Top Muslim Friendly Destination of the Year 2024 oleh Mastercard Crescentrating Global Muslim Travel Index (GMTI). Ini menjadi bukti bahwa kita mampu memberikan layanan ramah Muslim tanpa mengubah karakter destinasi," jelasnya.

Beberapa bentuk layanan tambahan yang diusulkan mencakup:

Penyediaan makanan halal

Fasilitas ibadah seperti mushola yang dilengkapi penunjuk arah kiblat dan jadwal salat.
"Kementerian telah menerbitkan buku panduan layanan dasar pariwisata ramah Muslim. Ini akan membantu pelaku industri memahami bagaimana memberikan pengalaman inklusif tanpa mengubah daya tarik destinasi," tambahnya.

Baca Juga: Eksplorasi Pesona Nusantara: FAM Trip KOL India Promosikan Bali dan Lombok

Keunikan Pariwisata Bali dan Destinasi Lainnya

Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menegaskan pentingnya mempertahankan karakteristik unik setiap destinasi, termasuk Bali yang dikenal dengan budaya dan keindahan alamnya.

"Pariwisata Bali berakar pada budaya dan harmoni alam. Dengan pendekatan yang tepat, kita bisa memperluas inklusivitas tanpa mengubah esensi utama daya tarik wisata," kata Ni Luh Puspa.

Ia juga mengingatkan bahwa momen Nataru adalah waktu penting bagi sektor pariwisata.

“Semua pihak harus memanfaatkan kesempatan ini untuk memberikan pelayanan yang tidak hanya prima, tetapi juga inklusif bagi semua wisatawan,” pungkasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Sumber: KEMENPAR

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X