Transportasi Aman dan Terpantau
KSOP Labuan Bajo melaporkan proses evakuasi wisatawan berjalan lancar. Pada 10-12 November, sekitar 3.092 orang telah dievakuasi menggunakan 96 kapal.
Tiga kapal besar melayani rute utama Labuan Bajo-Surabaya, Labuan Bajo-Bima-Surabaya, dan Labuan Bajo-Bima-Benoa, dengan kondisi pelabuhan yang aman dan arus laut yang stabil.
Sementara itu, Bandara Internasional Komodo sempat ditutup pada 13 November hingga pukul 20.00 WITA karena dampak abu vulkanik.
Baca Juga: Jelang Hadapi Jepang, Timnas Indonesia Siap Tempur di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Maskapai penerbangan seperti Garuda Indonesia, Citilink, dan Batik Air melakukan assessment keselamatan sebelum melanjutkan penerbangan.
Kemenparekraf juga memastikan tidak ada kenaikan harga layanan dari pelaku industri pariwisata selama masa tanggap darurat ini.
Baca Juga: Menpora Dito Ariotedjo Dukung Kejurnas Pencak Silat Piala Menpora 2024, Ajang Pencarian Talenta Baru
Selain itu, lima bandara di NTT yang melayani rute dari dan ke Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali tetap beroperasi dengan maskapai seperti Wings Air dan Nam Air, untuk memfasilitasi mobilitas wisatawan.
Bagi wisatawan yang memerlukan informasi lebih lanjut terkait evakuasi dan situasi di Labuan Bajo, Kemenparekraf menyediakan kontak layanan di nomor WhatsApp 0811-3879-4555 atau langsung ke Kantor BPOLBF di Labuan Bajo. ***(HA)
Artikel Terkait
Mendorong Kualitas Desa Wisata: Kemenparekraf Beri Bantuan Pengembangan untuk 24 Desa Wisata di 12 Provinsi
Transformasi Pariwisata Berkelanjutan: Kemenparekraf Pecah Menjadi Dua Entitas Demi Program Inovatif 2024
Perkuat Pariwisata Desa, Kemenparekraf Beri Dukungan Literasi Bisnis dan Keuangan di Jawa Barat
Pembatalan Konser Dua Lipa Jadi Evaluasi: Kemenparekraf Dorong Promotor Tingkatkan Standar Keamanan Konser di Indonesia
Crisis Center Aktif di Labuan Bajo, Kemenparekraf Pastikan Keamanan Wisatawan Yang Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi di NTT