Mengunjungi Des Wae Rebo yang Menyatu dengan Alam dan Tradisi di Desa di Atas Awan!

photo author
Fathan Riyandi, Warta Pesona
- Kamis, 31 Oktober 2024 | 20:24 WIB
Desa Wae Rebo yang berada di atas awan (Kemenparekraf)
Desa Wae Rebo yang berada di atas awan (Kemenparekraf)

WartaPesona.com - Desa Wae Rebo terletak di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, adalah sebuah desa adat yang menawarkan pesona alam dan budaya yang memikat. Dikenal sebagai "desa di atas awan",Wae Rebo berada pada ketinggian sekitar 1.100 mdpl, dikelilingi oleh pegunungan hijau dan hutan tropis yang rimbun.

Untuk mencapai desa ini, pengunjung harus melakukan perjalanan mendaki selama kurang lebih tiga jam dari Desa Denge, namun semua usaha tersebut akan terbayar dengan pemandangan menakjubkan yang menyambut di ujung perjalanan.

Masyarakat Wae Rebo tinggal dalam rumah tradisional yang disebut Mbaru Niang, yang memiliki bentuk kerucut khas. Setiap rumah ini dirancang untuk menampung beberapa kepala keluarga, menciptakan nuansa komunitas yang kental.

Baca Juga: Mendorong Kualitas Desa Wisata: Kemenparekraf Beri Bantuan Pengembangan untuk 24 Desa Wisata di 12 Provinsi

Di dalam Mbaru Niang, terdapat dapur bersama dan ruang komunal, di mana keluarga-keluarga berkumpul untuk berbagi cerita dan pengalaman. Keunikan arsitektur ini tidak hanya menambah daya tarik visual desa, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong masyarakatnya.

Wae Rebo bukan hanya sekadar tempat tinggal; desa ini juga menyimpan warisan budaya yang kaya. Pada tahun 2012, Wae Rebo diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia berkat upaya pelestarian tradisi dan arsitektur yang dilakukan oleh penduduk setempat.

Penghargaan ini menjadi bukti komitmen masyarakat dalam menjaga keaslian budaya mereka sambil membuka diri terhadap dunia luar melalui pariwisata.

Baca Juga: Baru 2 Hari Kerja, Menteri Desa Ini Tuai Sorotan Usai Mahfud MD Bongkar Dugaan Kop Surat Kemendes untuk Kepentingan Pribadi

Setiap tahun, Wae Rebo menarik ribuan wisatawan domestik dan internasional yang ingin merasakan kehidupan sederhana namun kaya akan tradisi. Para pengunjung tidak hanya disuguhi pemandangan alam yang menakjubkan, tetapi juga kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan penduduk desa.

Mereka dapat belajar tentang cara hidup tradisional, berpartisipasi dalam ritual adat, serta menikmati hidangan lokal yang menggugah selera.

Keindahan alam Wae Rebo semakin memukau saat kabut menyelimuti desa pada pagi dan sore hari, menciptakan suasana magis seolah-olah berada di atas awan.

Baca Juga: ADWI 2024: Merayakan Inovasi dan Kreativitas Desa Wisata Indonesia

Pemandangan ini membuat banyak pengunjung terpesona dan tidak jarang mengabadikan momen tersebut melalui foto-foto indah. Selain itu, trekking ke sekitar desa juga menawarkan pengalaman luar biasa bagi para pecinta alam untuk menjelajahi flora dan fauna endemik Flores.

Desa Wae Rebo adalah contoh sempurna bagaimana tradisi dan modernitas dapat berjalan beriringan. Dengan keindahan alamnya, kekayaan budaya, serta keramahan penduduknya, Wae Rebo bukan hanya sekadar destinasi wisata; ia adalah sebuah pengalaman hidup yang tak terlupakan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Fathan Riyandi

Sumber: Kemenparekraf

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X