WartaPesona.com- Masjid Jami Luar Batang, adalah salah satu bangunan cagar budaya yang berlokasi di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Masjid Luar Batang, dianggap sebagai keramat oleh warga setempat karena terdapat makam pendirinya yaitu, Habib Husein bin Abubakar Alaydrus. Masjid Luar Batang, awalnya adalah surau yang tanahnya di dapat dari pemberian warga.
Setelah Habib Husein bin Abubakar Alaydrus tutup usia pada tahun 1756, surau tersebut diubah menjadi Masjid, sekaligus dijadikan tempat peristirahatan terakhir (Pemakaman) Habib Husein.
Dilansir dari sumber Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, saat masa penjajahan Belanda, bangunan Masjid Luar Batang disebut mirip dengan gudang.
Baca Juga: Masjid Menara Kudus, Masjid Unik di Jalur Pantai Utara (Pantura), Di bangun Pada 1549
Oleh sebab itu, guna memberi tanda bahwa bangunan tersebut adalah sarana ibadah, pada halaman Masjid didirikan bangunan bak seperti mercusuar dengan puncak menara menyerupai kubah.
Konon, sebelum meninggal dunia Habib Husein bin Abubakar Alaydrus berwasiat, bahwa Beliau ingin dimakamkan di Surau buatannya. Akan tetapi, karena Habib Husein merupakan pendatang, maka tidak di perbolehkan dimakamkan di tanah Luar Batang.
Kemudian jenazah Habib Husein akhirnya di rencanakan untuk di makamkan di tempat lain, namun saat hendak di kebumikan jenazah Habib Husein dengan sendirinya keluar dari kurung batang, atau keranda mayat. Hal tersebut terjadi berulang-ulang, hingga pada akhirnya jenazah Habib Husein pun diizinkan untuk di makamkan di lokasi Surau buatannya.
Baca Juga: Zodiak Pisces hari Rabu 8 November 2023, ketika rasa yang terpendam akhirnya terungkap
Hingga kini, Makam Habib Husein bin Abubakar Alaydrus atau biasa di sebut dengan Makam Keramat Luar Batang tetap di rawat dan terjaga kebersihannya. Desain makamnya yang mirip dengan makam Nabi Muhammad SAW, setiap harinya Makam Habib Husein tak pernah sepi dari pengunjung yang ingin berziarah baik dari jakarta, maupun dari luar daerah, bahkan mancanegara.
Di Masjis Keramat Luar Batang, bukan hanya ada makam Habib Husein, namun juga terdapat air yang dipercaya oleh masyarakat berguna sebagai obat. Daeng Mansyur, selaku pengelola Masjid Keramat Luar Batang mengatakan bahwa penamaan Masjid dan kampung sekitar tidak lepas dari sosok serta kisah Habib Husein bin Abubakar Alaydrus.
Habib Husein yang merupakan sosok ulama dan pendakwah yang berasal dari Hadramaut, Yaman. Beliau datang ke Indonesia tepatnya ke Batavia di tahun 1736.
Habin Husein yang di kenal sebagai Ulama Zuhud, yang juga di segani oleh kelompok tentara kolonial pada zaman Belanda.
Baca Juga: Zodiak Aquarius hari Rabu 8 November 2023, hindari hubungan emosional dengan banyak orang
Daeng Mansyur pun menerangkan bahwa Masjid Luar Batang awalnya bernama Masjid An-Nur, namun nama Masjid diubah ketika Habib Husein tutup usia.
Daeng Mansyur pun menceritakan bahwa, Habib Husein sempat juga menyiarkan ajaran agama Islam di daerah lain seperti, Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Jawa Barat.
Habib Husein sempat menjadi tokoh penyiar Islam termasyhur pada masanya, khususnya di pesisir utara Jawa pada sekitar tahun 1700an.
Berikut ulasan tentang sejarah Masjid Keramat Luar Batang dan sosok Habib Husein bin Abubakar Alaydrus yang mempunyai peran penting di kampung luar batang, Penjaringan, Jakarta Utara.***
Penulis : Feri Candra
Artikel Terkait
Wisata Religi : Menelusuri Keindahan Masjid Istiqlal dan Masjid Cut Meutia di Jakarta Pusat
Wisata ziarah di Masjid al-Namirah Arafah hanya dibuka pada musim ibadah haji
Masjid Agung Pintu Seribu Nurul Yaqin di Serang Banten, kaya mitos dan legenda spiritual
Masjid Agung Nurul Yaqin Pintu Seribu, destinasi wisata sejarah dan spiritual di Kota Serang Banten
Masjid Kampung Bandan, salah satu destinasi wisata religi di Jakarta Utara yang bersejarah
Masjid Raya Sheikh Zayed di Kota Solo, destinasi wisata religi yang megah bercorak Timur Tengah
Keajaiban Budaya dan Spiritualitas: Eksplorasi Keunikan Masjid Istiqlal
Masjid Gedhe Yogyakarta, destinasi wisata religi yang bersejarah dan kaya filosofi Jawa
Begini sejarah Masjid Gedhe Yogyakarta, dibangun bertahap, pernah runtuh karena gempa tahun 1867
Masjid Menara Kudus, Masjid Unik di Jalur Pantai Utara (Pantura), Di bangun Pada 1549