Mengenal Kota Pekalongan, Kota Batik di Jawa Tengah yang punya sejarah besar

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Rabu, 4 Oktober 2023 | 11:57 WIB
Museum Batik Pekalongan di Jawa Tengah.  (Instagram @museumbatikpekalongan)
Museum Batik Pekalongan di Jawa Tengah. (Instagram @museumbatikpekalongan)

WartaPesona.com - Event karnaval malam hari Pekalongan Batik Night Carnival 2023 tak lepas dari sejarah batik di kota pesisir utara Jawa Tengah tersebut.

Pekalongan Batik Night Carnival 2023 di Jawa Tengah ini juga memperkuat julukan kota kabupaten ini sebagai Kota Batik.

Selain itu, Pekalongan Batik Night Carnival 2023 Jawa Tengah juga menjadi ajang tahunan yang merepresentasikan kemajuan seni batik pesisir utara yang punya sejarang panjang.

Baca Juga: Horee, perolehan medali emas Indonesia di Asian Games 2023 Hangzhou China bertambah dua lagi

Pekalongan dijuluki sebagai Kota Batik karena sejarahnya yang sejak ratusan tahun lampau sudah akrab dengan dunia batik.

Masyarakat Pekalongan sejak ratusan tahun lalu itu membuat batik sebagai pekerjaan sehari-hari di masing-masing rumah.

Dilansir dari siaran pers dinas pariwisata setempat, di Pekalongan ini pula tempat pertama diusulkannya Batik sebagai Warisan Budaya Tak Benda UNESCO.

Baca Juga: Waspada gangguan kesehatan akibat suhu panas, warna urin bisa jadi tanda dehidrasi

Kota Pekalongan Jawa Tengah ini juga pernah mencetak sejarah dengan menggelar acara membatik kain sepanjang 1.200 meter persegi.

Acara yang memecahkan rekor MURI pada 16 September 2005 itu melibatkan 1.000 pembatik tulis, dan mampu menyelesaikan pewarnaan batik dalam waktu satu hari itu pula.

Selain itu Pekalongan juga merupakan kota pertama di Indonesia bahkan Asia Tenggara, yang terdaftar sebagai anggota Jaringan Kota Kreatif Dunia.

Baca Juga: Mendikbudristek: Program Merdeka Belajar sudah diterapkan di 300 ribu satuan pendidikan, hasilnya begini

Sementara itu dalam sejarahnya, Kota Pekalongan di masa lalu juga menjadi kota pelabuhan terbesar di pesisir utara Jawa Tengah pada zaman VOC Belanda.

Saat itu, Pekalongan merupakan kota besar, kota pelabuhan, perindustrian, dan kota santri dan kota batik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X