WartaPesona.com - Jo Ann Ussery membeli sebuah pesawat terbang Boeing 727 bekas seharga kurang dari $30.000 (hampir Rp. 500juta) setelah rumahnya terbakar pada tahun 1994 dan menghabiskan enam bulan merenovasinya menjadi rumah yang sepenuhnya berfungsi.
Meskipun proyek rumah pesawat tidak sepenuhnya unik, pembangunan rumah pesawat menjadi terkenal setelah kisah Jo Ann Ussery yang sukses dilakukan oleh seorang insinyur listrik dengan lisensi pilot pribadi, Bruce Campbell.
Ia juga membangun rumah dari pesawat Boeing 727 dan telah tinggal di dalamnya selama lebih dari 20 tahun. Proyek rumah pesawat Campbell menelan biaya $380.000 (senilai Rp. 5,7 milyar) secara keseluruhan, dan sekitar setengahnya digunakan untuk membeli pesawat itu sendiri.
Walaupun interior pesawat Campbell sangat sederhana, dengan waktu yang panjang, kreativitas, dan banyak kerja keras, ia berhasil membuat pesawat tersebut menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi dirinya, melansir dari CNN Travel.
Kisah Jo Ann Ussery
Setelah kehilangan rumahnya dalam kebakaran, Jo Ann Ussery memiliki ide yang cukup unik: tinggal di dalam pesawat terbang.
Ia membeli sebuah Boeing 727 tua yang seharusnya akan dihancurkan, lalu mengirimkannya ke sebidang tanah miliknya dan menghabiskan enam bulan merenovasinya, sebagian besar kerja dilakukan sendiri.
Pada akhirnya, ia memiliki rumah yang sepenuhnya berfungsi, dengan lebih dari 1.500 kaki persegi ruang hidup, tiga kamar tidur, dua kamar mandi dan bahkan sebuah hot tub - di mana kokpit dahulu berada. Semua itu dengan biaya kurang dari $30.000, atau sekitar $60.000 (Sekitar Rp. 1 milyar) dalam uang saat ini.
Baca Juga: Perjalanan Mengerikan ke New York: Air New Zealand Putar Balik Pesawat
Ussery - seorang ahli kecantikan dari Benoit, Mississippi - tidak memiliki hubungan profesional dengan penerbangan, dan mengikuti saran aneh dari ipar laki-lakinya, seorang pengendali lalu lintas udara.
Ia tinggal di dalam pesawat dari tahun 1995 hingga 1999, ketika pesawat itu rusak tak teratasi setelah terjatuh dari truk yang membawanya ke lokasi yang berbeda di dekatnya, di mana pesawat itu akan dibuka untuk publik.
Kisah Bruce Campbell
Meskipun ia bukan orang pertama yang pernah tinggal di dalam pesawat, pelaksanaannya yang mulus terhadap proyek itu memberikan efek inspiratif.