WartaPesona.com - Meski tidak berbahaya, keberadaan semut di dalam rumah tentu sangat mengganggu, apalagi jika menyerang makanan.
Semut seringkali datang tak diundang mengerumuni makanan, meski hanya secuil, dan membuat tidak nyaman bagi yang melihatnya.
Akibat semut itu pula nafsu makan bisa langsung hilang, bahkan makanan yang terlanjur diserang semut harus dibuang.
Baca Juga: Garam dapur bisa jadi pupuk organik dan pembasmi gulma, caranya begini
Semut bisa datang masuk rumah karena banyak faktor. Pepatah ada gula pasti ada semut, memang benar adanya.
Namun, faktor lain juga bisa karena cuaca. Misalnya, saat musim penghujan biasanya koloni semut masuk rumah karena mencari perlindungan.
Pada musim hujan itu semut bisa membuat sarang di dalam rumah, di bawah karpet, di sudut dinding yang berlubang atau di tempat lainnya.
Pada musim panas, semut juga bisa masuk rumah karena mencari tempat yang agak lempap, atau suhu yang cocok bagi koloni imut itu.
Sementara itu, menghilangkan semut menggunakan semprotan serangga seringkali tidak mempan. Atau, juga khawatir obat kimiawi bisa ikut mencemari makanan.
Untuk membereskan masalah semut ini, ada beberapa bahan alami yang bisa digunakan.
Pertama, daun salam. Aroma daun yang biasa digunakan sebagai pelengkap bumbu masakan ini tidak disukai oleh semut.
Letakkan daun salam di tempat yang biasa terdapat semut. Dan, gantilah daun ketika sudah layu.
Kedua, Cuka. Dengan aromanya yang kuat, cairan asam ini bisa dimanfaatkan sebagai bahan semprotan penghilang semut.