Setelah itu, keramik yang sudah dibentuk akan dikeringkan secara perlahan untuk menghilangkan kelembapan.
Proses pengeringan ini sangat penting untuk mencegah retak atau pecah saat proses pembakaran berikutnya.
Baca Juga: Cengkeh punya manfaat kesehatan sebagai antibakteri, dan mengontrol gula darah
Setelah kering, keramik siap untuk mengalami proses pembakaran.
Pembakaran adalah tahap krusial dalam pembuatan seni keramik.
Keramik yang sudah kering ditempatkan dalam oven khusus yang disebut kiln.
Kiln dipanaskan hingga suhu tinggi, biasanya antara 900 hingga 1300 derajat Celsius, tergantung pada jenis tanah liat dan efek yang ingin dicapai.
Selama proses pembakaran, tanah liat mengalami perubahan kimia yang membuatnya menjadi keras dan tahan lama.
Setelah selesai dibakar, keramik akan didinginkan dan kemudian dapat dihias atau diberi lapisan glasir untuk memberikan tampilan yang lebih menarik.
Glasir adalah lapisan tipis yang memberikan kilau, warna, dan tekstur pada permukaan keramik.
Baca Juga: Gunung K2 di perbatasan Pakistan dan Cina yang menantang
Glasir juga melindungi keramik dari kelembaban dan memperkuat kekuatan struktur.
Keindahan seni keramik terletak pada berbagai aspek. Pertama, bentuk dan desain keramik dapat mencerminkan kreativitas dan keahlian seniman.
Proses membentuk tanah liat menjadi bentuk-bentuk yang indah dan unik adalah tantangan tersendiri.
Selain itu, glasir memberikan keindahan tambahan pada keramik.