Baca Juga: Kaya kuliner dan seni dan budaya, Ubud Bali siap jadi Destinasi Gastronomi UNWTO
Kentang rebus juga mengandung kolesterol yang rendah dan memiliki indeks glikemik relatif rendah, sehingga membantu menjaga tingkat gula darah yang stabil.
Kentang rebus mengandung antioksidan yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.
Antioksidan seperti vitamin C dan beberapa senyawa polifenol dalam kentang rebus dapat membantu mengurangi risiko penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung dan beberapa jenis kanker.
Penting diingat, manfaat tersebut berlaku ketika kentang dimasak dengan cara yang sehat. Tanpa tambahan mentega atau saus tinggi lemak dan gula.
Kentang rebus dengan kulitnya masih utuh akan mempertahankan lebih banyak nutrisi dibandingkan dengan yang dikupas.*** (MAA)