WartaPesona.com – Jambu biji yang kurang disukai sebenarnya punya banyak manfaat kesehataan. Mampu menjaga imunitas, hingga mencegah penuaan dini pada kulit.
Buah jambu biji kurang disukai karena rasanya yang agak asam, dan banyak biji. Tapi, manfaat kesehatannya banyak sekali.
Jambu biji ini juga mudah tumbuh di segala tekstur tanah yang beriklim tropis dan subtropis. Karenanya, bisa jadi solusi pemenuhan gizi secara mandiri.
Baca Juga: Makanan murah meriah kaya gizi dan nutrisi, dari tempe tahu hingga ikan lele
Meski kurang diminati, jambu biji ini punya kandungan Vitamin C terbesar dibandingkan pada buah sejenis lainnya. Seperti diketahui, Vitamin C bermanfaat sebagai antioksidan.
Bahkan, jambu biji ini bisa pula digunakan sebagai obat diare, disentri, dan mampu menurunkan kolesterol.
Tidak hanya buahnya, daun jambu biji juga bermanfaat untuk pengobatan gangguan saluran pencernaan.
Baca Juga: Gerindra Menyebut Erick Thohir sebagai Cawapres Potensial Prabowo
Selain Vitamin C, dalam satu buah jambu biji terdapat kalori serta beberapa nutrisi seperti protein, serat, kalsium, magnesium, dan kalium.
Jambu biji juga mengandung Vitamin A, B, E, dan K, serta mineral seperti selenium, zinc, dan mangan.
Berbagai kandungan nutrisi buah jambu biji ini mampu melawan radikal bebas, dan berfungsi melindungi tubuh dari kerusakan sel.
Kandungan serat pada jambu biji mampu melancarkan saluran pencernaan, mencegah sembelit, dan menjaga kesehatan usus.
Ekstrak daun jambu biji juga bisa mengurangi intensitas buang air besar pada penderita diare, sekaligus menetralkan bakteri berbahaya pada usus penyebab diare.
Kandungan Vitamin C pada buah jambu biji bisa meningkatkan imunitas, dan mengurangi risiko terkena penyakit infeksi.