Maulid dan wafat Nabi Muhammad sama-sama pada hari Senin. Ketika ditanya tentang puasa hari senin, Rasulullah SAW pernah bersabda, “Pada hari itu aku dilahirkan dan dilahirkan kepadaku” (HR Muslim).
- Memperkuat Daya Ingat
Sekarang kita telah membahas manfaat puasa pada hari Senin dan Kamis dari perspektif Islam, mari kita lihat sisi ilmiahnya.
Puasa yang sering dilakukan dalam jangka waktu yang konsisten diyakini dapat membantu memelihara ingatan manusia.
Menurut studi dari National Institute on Aging's Laboratory of Neurosciences, puasa dapat meningkatkan daya ingat.
Efek nutrisi dan puasa pada sistem saraf, menurut penelitian. Oleh karena itu, puasa dapat menyebabkan sedikit peningkatan stres oksidatif.
Selain itu, dapat membantu sel-sel saraf dalam memperbaiki kerusakan oksidatif DNA.
- Meredakan Serangan Jantung
Menurut penelitian di British Journal of Medicine, mereka yang secara konsisten berpuasa pada interval yang telah ditentukan lebih kecil kemungkinannya terkena serangan jantung.
Tekanan darah sistolik, atau gaya yang diberikan pada pembuluh darah saat jantung berdenyut, sering kali turun pada mereka yang berpuasa.
Tekanan darah sistolik berhubungan langsung dengan pengurangan risiko serangan jantung.
- Meningkatkan Rasa Syukur
Puasa yang teratur, seperti pada hari Senin dan Kamis, dapat menumbuhkan empati bagi individu yang menjalankannya.
Selain itu, ibadah ini memiliki kekuatan untuk mengingatkan kita untuk bersyukur sejak kita merasa lapar, seperti yang dilakukan oleh orang lain yang sedang berjuang.
Ini membenarkan sejumlah efek positif pada kesehatan mental dan fisik seseorang yang berasal dari puasa pada hari Senin dan Kamis. *** (NAZ)
Penulis: Niken Ayu Zahra
Baca Juga: Kebakaran Kampung Coklat di Blitar, Kerugian Melanda Lokasi Wisata Ini Ditaksir Rp500 Juta