gaya-hidup

Mari Tertawa; Kisah Lucu Nuaiman Sahabat Nabi Yang Penuh Canda

Minggu, 9 April 2023 | 00:23 WIB
Ilustrasi: Senyum dan canda merupakan suatu keindahan di dunia ini. (/istockphoto.com)

WartaPesona.com – Senyum dan canda merupakan suatu keindahan di dunia ini. Tersenyumlah karena senyum itu akan membuat kita Bahagia.

Dunia akan serasa hancur apabila dilingkungan kita tidak ada senyuman, yang ada hanya bermuram durja dan bersedih.

Maka dari itu, marilah kita simak cerita-cerita lucu yang akan membuat kita tersenyum-senyum sendiri.

Baca Juga: Hikmah Ramadhan: 4 Sifat Calon Penghuni Surga

Cerita ini berkisah tentang sahabat nabi saw yang bernama Nu’aiman bin Umar Al-Anshari. Yuk kita simak ceritanya:


1.Diantara sahabat yang terkenal sering bergurau adalah Nu’aiman bin Umar Al-Anshari. Di kalangan para sahabat Nu’aiman dikenal orang yang selalu memberi oleh-oleh kepada Rasul setiap kali ia berkunjung ke Madinah.

Biasanya berupa makanan kegemaran Rasul yang ia beli dari pedagang Madinah. Tidak lama setelah memberikan oleh-olehnya, Nu’aiman Kembali menghadap Rasul sambal membawa seorang pedagang. “Ya Rasulallah, Berilah uang kepada orang ini atas makanan anu, “kata Nu’aiman.

Baca Juga: Belajar Sukses dari Eka Tjipta Widjaja: 6 Tips Sukses Ala Pemilik Sinarmas Grop

Jawab Rasul, “Lho Bukankah kamu yang memberikannya padauk? Balas Nu’aiman, Betul sekali Ya Rasul. Tapi, tadi saya ngutang dulu, karena tidak punya uang. “Rasulullah saw tersenyum sambil memberikan uang kepada pedagang tersebut.


2. Pada suatu ketika, ada seorang Badui masuk ke rumah Rasulullah saw. Sebelum masuk, ia mengikat unta di halaman rumah Rasul. Entah bagaimana mulanya, mendadak sebagian sahabat berkata kepada Nu’aiman, “ Sudah lama kita tidak makan daging unta.

Sahabatku, bagaimana kalua kamu sembelih unta ini? Lalu kita masak dan memakannya bersama-sama.” Nu’aiman kemudian lalu segera menyembelih unta tersebut.

Baca Juga: Tips & Trick Public Speaking: Membangun Percaya Diri dan Anti Gugup Di Depan Umum!

Namun belum lagi mereka menikmati lezat daging unta, Si Badui keburu muncul yang lantas berteriak keras, Muhammad, untaku disembelih!” Mendengar keributan diluar, Rasul pun keluar dan mendekat. “ Siapa yang melakukan ini?”Tanya Rasul.

Para sahabat menjawab serempak: “Nu’aiman’. Tapi sang penyembelih keburu kabur dan bersembunyi di rumah Dhaba’ah binti Zubair bin Abdul Muthalib. Ada seseorang yang memberi tahu Nabi tempat persembunyiannya. Dengan mudah nabi menemukan Nu’aiman.

“mengapa kamu menyembelih unta orang Badui itu? Tanya Rasul. Nu’aiman pun menjawab dengan tenang,” begini Rasul, Sebenarnya saya Cuma melaksanakan perintah dari para sahabat.” Apa mau dikata, Rasul Akhirnya mengganti unta si Badui dan tersenyum melihat keluguan dan kelucuan Nu’aiman.

Halaman:

Tags

Terkini