gaya-hidup

Hari Batik Nasional: Bukti Cinta Budaya dan Dukungan bagi UMKM Batik

Kamis, 2 Oktober 2025 | 07:40 WIB
Pesona Batik Jombang, Pengrajin UMKM batik tulis sedang mengikuti pameran batik - WartaPesona.com. (OK OCE)

WartaPesona.com – Indonesia kembali memperingati Hari Batik Nasional, sebuah momentum penting yang ditetapkan setiap 2 Oktober sejak UNESCO mengakui batik sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia pada 2009.

Peringatan ini tidak hanya menjadi ajang penghormatan pada kekayaan budaya Nusantara, tetapi juga mendorong generasi muda untuk melestarikan batik sebagai identitas bangsa.

Batik, dengan beragam motif dan filosofi, mencerminkan kearifan lokal dari berbagai daerah di Indonesia.

Dari Batik Parang khas Yogyakarta yang melambangkan kekuatan, hingga Batik Mega Mendung dari Cirebon yang melukiskan kesabaran dan keteduhan, setiap corak memiliki makna mendalam.

Baca Juga: Terungkap Outfit Batik Biru-Cokelat Andalan Menkeu Purbaya, Salah Satunya di Momen Pidato Dirinya Kritik Rocky Gerung

Tidak heran, batik kini tidak hanya dipakai pada acara resmi, tetapi juga merambah ke dunia fashion modern, bahkan diminati pasar internasional.

Batik Menghidupkan UMKM dan Lapangan Kerja

Lebih dari sekadar warisan budaya, batik juga berkontribusi besar pada perekonomian nasional. Ribuan pengrajin batik yang tergabung dalam sektor UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) mendapatkan penghidupan dari industri batik, mulai dari perajin batik tulis, batik cap, hingga produsen batik printing.

Industri ini tidak hanya membuka lapangan kerja di daerah-daerah, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi lokal melalui pariwisata, ekspor, dan inovasi produk berbasis batik.

Pemerintah melalui berbagai kementerian, instansi, hingga sekolah, mendorong masyarakat untuk mengenakan batik pada Hari Batik Nasional.

Selain itu, berbagai kegiatan seperti pameran, workshop membatik, hingga festival budaya digelar di berbagai daerah.

Baca Juga: Batik Nusantara Bangkit: Sinergi Kemenperin dan IKM untuk Seragam Haji 2024

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kebanggaan masyarakat terhadap batik, memperkuat posisi Indonesia di panggung dunia, sekaligus menjaga keberlanjutan penghidupan para pengrajin batik.

Batik bukan sekadar kain, melainkan cerita panjang tentang tradisi, kreativitas, dan nilai kehidupan masyarakat Indonesia.

Halaman:

Tags

Terkini