gaya-hidup

Puasa Rajab: Meneladani Rasulullah SAW dan Memahami Hukumnya

Senin, 30 Desember 2024 | 15:41 WIB
Seorang Muslim tengah berdoa setelah berbuka puasa di bulan Rajab, meneladani sunnah Rasulullah SAW dan memperbanyak amal kebaikan. (freepik.com)



WartaPesona.com
- Puasa di bulan Rajab kerap menjadi pembahasan menarik di kalangan umat Islam.

Banyak yang mempertanyakan, apakah Rasulullah SAW pernah melaksanakannya?

Apakah hukumnya sunnah atau sekadar kebolehan? Berikut penjelasan lengkap berdasarkan hadis dan pendapat ulama.

Apakah Rasulullah SAW Pernah Puasa Rajab?

Baca Juga: Puasa Rajab: Hukum, Keutamaan, dan Panduan Niat yang Perlu Diketahui

Dalam hadis riwayat Imam Muslim, Sa’id Ibn Jubair menjawab pertanyaan Utsman Ibn Hakim al-Anshari tentang puasa Rajab dengan menyebut kisah dari Ibnu Abbas:

"Rasulullah SAW senantiasa berpuasa sampai kami berkata nampaknya beliau akan berpuasa sebulan penuh. Namun, suatu saat beliau tidak berpuasa sampai kami berkata, nampaknya beliau tidak akan puasa sebulan penuh."

Hadis ini menunjukkan bahwa Rasulullah SAW pernah berpuasa di bulan Rajab, meskipun tidak sebulan penuh. Hal ini sekaligus membantah anggapan bahwa puasa Rajab adalah bid'ah.

Baca Juga: Akhir Tahun yang Tak Terlupakan di Hotel Neo Cirebon by Aston

Pandangan Ulama Tentang Hukum Puasa Rajab

Menurut Imam al-Nawawi dalam Syarah Muslim, puasa Rajab tidak memiliki dalil spesifik yang menyunnahkan atau melarangnya., seperti dikutip dari NU Online.

Namun, hukum asal puasa adalah sunnah selama tidak dilakukan pada hari-hari yang diharamkan, seperti Idul Fitri atau Idul Adha.

Rasulullah SAW juga menganjurkan puasa di bulan-bulan haram (asyhur hurum), termasuk Rajab.

Baca Juga: Kolam Renang di Cirebon, Liburan Akhir Tahun Semakin Seru

Dalam Sunan Abu Dawud, disebutkan bahwa puasa di bulan-bulan haram adalah sunnah, sehingga berpuasa di bulan Rajab termasuk amalan yang dianjurkan.

Keutamaan Puasa Rajab

Bulan Rajab, sebagai salah satu dari empat bulan haram, memiliki keistimewaan tersendiri.

Puasa di bulan ini menjadi peluang untuk memperbanyak amal kebaikan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Meskipun tidak ada kewajiban, melaksanakan puasa Rajab adalah bentuk ibadah sunnah yang bernilai pahala besar.

Baca Juga: 5 Hadits tentang Anjuran dan Keutamaan Puasa Muharram

Serta meskipun tidak ada dalil khusus yang mewajibkan atau menyunnahkan puasa Rajab, hukum asalnya tetap sunnah.

Rasulullah SAW sendiri memberikan teladan dengan melaksanakan puasa di bulan ini. Jadi, bagi yang ingin memperbanyak amal di bulan Rajab, puasa adalah salah satu amalan yang sangat dianjurkan. ***(SA)

 

Tags

Terkini