WartaPesona.com - Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO) melatih sejumlah siswa Sekolah Dasar Kanisius Babadan Sleman untuk menjadi Duta Mitigasi Bencana (DUMINA).
Sadar akan potensi bencana alam yang ada, Universitas Respasti Yogyakarta UNRIYO menginisiasi program Pelatihan Duta Mitigasi Bencana bagi pelajar tingkat sekolah dasar di Kabupaten Sleman.
Pelatihan Duta Mitigasi Bencana Universitas Respati Yogyakarta UNRIYO menyasar SD Kanisius Babadan Sleman, mengingat adanya potensi bencana Gunung Merapi.
Baca Juga: Tak hanya jadi Ketum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia juga Formatur Tunggal penentu Pengurus DPP
Dosen Prodi Kesehatan Masyarakat Program Magister UNRIYO Theresia Puspitawati, mengatakan berbagai upaya mitigasi bencana tidak hanya melalui teknologi seperti Early Warning System (EWS).
"Namun, juga dengan pemberdayaan masyarakat di berbagai komunitas, termasuk di lingkungan pendidikan tingkat sekolah dasar," katanya dalam siaran pers, Kamis
(22/8/2024).
Dia menjelaskan, Pelatihan Duta Mitigasi Bencana bagi pelajar sekolah dasar pun menjadi salah satu upaya pemberdayaan tersebut.
Theresia Puspitawati mengatakan, Pelatihan Duta Mitigasi Bencana dilakukan di Sekolah Dasar Kanisius Babadan Sleman, dengan memilih 10 siswa yang sudah terseleksi.
"Mereka terdiri dari siswa kelas IV, V dan VI, yang dipilih melalui tahap seleksi terlebih dulu," katanya.
Menurutnya, peserta Pelatihan Dumina adalah siswa yang dinilai potensial dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik.
Baca Juga: West Java Festival WJF 2024 di Gedung Sate Bandung digelar mulai Rabu 21 Agustus, dipastikan meriah!
Adapun Pelatihan Dumina dilakukan dengan memberikan materi mulai dari cara berkomunikasi yang efektif, mengenali berbagai jenis bencana, dan cara meminimalisir dampak bencana.
"Termasuk diajarkan untuk menjadi influencer melalui media sosial," kata Theresia Puspitawati.