Anantari, Brand Modest Lifestyle Monokrom yang Mendunia Berkat Craftsmanship dan Keanggunan Tanpa Batas

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Selasa, 9 Desember 2025 | 15:45 WIB
Anantari, Brand Modest Lifestyle Monokrom yang Mendunia Berkat Craftsmanship dan Keanggunan Tanpa Batas - WartaPesona.com (Doc. Kemenekraf)
Anantari, Brand Modest Lifestyle Monokrom yang Mendunia Berkat Craftsmanship dan Keanggunan Tanpa Batas - WartaPesona.com (Doc. Kemenekraf)

WartaPesona.com — Di tengah dinamika tren fashion global, sebuah brand asal Yogyakarta berhasil mencuri perhatian karena pendekatannya yang unik: menggabungkan luxury minimalis, tradisi Nusantara, dan gaya hidup modern dalam satu nafas desain.

Brand tersebut adalah Anantari, bagian dari PT Yasmin Butik Batik, yang kini dikenal luas sebagai pelopor modest lifestyle fashion berbasis monokrom (hitam-putih),  seperti yang ditampilkan pada acara ASIK Fashion Connect yang merupakan puncak kegiatan Akselerasi Ekspor Kreasi Indonesia (ASIK) yang diselenggarakan oleh Kementerian Ekonomi Kreatif, Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain pada Selasa, 9 Desember 2025 di Gedung Perpustakaan Nasional RI.

Didirikan dengan filosofi “Silent Luxury in Monochrome”, Anantari menghadirkan busana yang sederhana secara visual namun kaya makna.

Setiap motif adalah pernyataan personal. Setiap potongan pakaian adalah perpaduan antara modernitas dan kearifan lokal. Dan setiap produk menghadirkan nilai keberlanjutan melalui konsep zero waste serta pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga: Rengganis: Menjaga Warisan Nusantara Lewat Busana Slow Fashion Berkelas Global

Pada tahun 2024, Anantari meraih prestasi gemilang sebagai Runner-up Anugerah Bangga Buatan Indonesia (ABBI) kategori Modest Fashion yang diselenggarakan Kementerian Koperasi dan UKM. Penghargaan ini semakin memantapkan posisi Anantari di kancah fashion nasional maupun internasional.

Produk-produk unggulan Anantari hadir dalam dua lini besar: Anantari Signature (Batik Monokrom) dan Anantari Tenun (Lurik & Ikat).

Line batik menampilkan motif geometris tegas yang dikerjakan dengan teknik hand painting, menghadirkan kesan elegan dan kontemporer.

Sementara line tenun membawa kekhasan tradisional lurik dan ikat dalam palet monokrom yang modern dan mudah dipadu-padankan.

Beberapa produk ikonik antara lain Atiira Saroong, Aisha Outer 3 in 1, Renjana Outer, Candana Outer 2 in 1, hingga Aliva Saroong 4 in 1.

Setiap produk dirancang untuk gaya hidup perempuan aktif yang membutuhkan fleksibilitas, keanggunan, dan kenyamanan dalam satu tampilan. Tidak heran, pasar utama Anantari meluas ke Malaysia, Singapura, hingga Amerika Serikat.

Baca Juga: Fashion Berkelanjutan: Cara Gen Z Memadukan Gaya dan Kesadaran Lingkungan

Selain kuat di sisi desain, Anantari juga mengusung misi pemberdayaan. Produksi mereka melibatkan kelompok ibu-ibu penjahit lokal, Teaching Factory (Tefa) SMK, hingga komunitas perempuan pesantren.

Mereka juga menjalankan program edukasi menjahit, pelatihan usaha fashion, dan pengelolaan limbah kain.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X